Latest Entries »

Aspek Bisnis Dalam T.I

Prosedur Pendirian Badan Usaha Dibidang IT

Pendirian suatu badan usaha ada 2 jenis, yaitu badan usaha yang ber-badan hukum, seperti PT, yayasan, koperasi, dan BUMN, selain itu ada jenis badan usaha yang kedua tidak ber- badan hukum, seperti UD, PD, Firma, dan CV. Dalam membangun sebuah badan usaha, kita harus memperhatikan beberapa prosedur peraturan perizinan, antara lain :

1. Tahapan Pengurusan Izin Pendirian
Bagi perusahaan berskala besar hal ini wajib menjadi prinsip yang tidak boleh dihilangkan demi kemajuan dan pengakuan atas perusahaan yang bersangkutan. Hasil akhir pada tahapan ini merupakan sebuah izin prinsip yang dikenal dengan Letter of Intent yang dapat berupa izin sementara, izin tetap hinga izin perluasan. Untk beerapa jenis perusahaan misalnya, sole distributor dari sebuah merek dagang, Letter of Intent akan memberi turunan berupa Letter of Appointment sebagai bentuk surat perjanjian keagenan yang merupakan izin perluasan jika perusahaan ini memberi kesempatan pada perusahaan lain untuk mendistribusikan barang yang diproduksi. Berikut ini adalah dokumen yang diperlukan, sebagai berikut :
1. Tanda Daftar Perusahaan (TDP).
2. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
3. Bukti diri.

Selain itu terdapat beberapa Izin perusahaan lainnya yang harus dipenuhi :
1. Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), diperoleh melalui Dep. Perdagangan.
2. Surat Izin Usaha Industri (SIUI), diperoleh melalui Dep. Perindustrian.
3. Izin Domisili.
4. Izin Gangguan.
5. Izin Mendirikan Bangunan (IMB).
6. Izin dari Departemen Teknis

2. Tahapan Pengesahan Menjadi Badan Hukum
Setiap usaha yang memang dimaksudkan untuk ekspansi atau berkembang menjadi berskala besar maka hal yang harus dilakukan untuk mendapatkan izin atas kegiatan yang dilakukannya tidak boleh mengabaikan hukum yang berlaku. Izin yang mengikat suatu bentuk usaha tertentu di Indonesia memang terdapat lebih dari satu macam. Adapun pengakuan badan hukum bisa didasarkan pada Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD), hingga Undang-Undang Penanaman Modal Asing ( UU PMA ).

3. Tahapan Penggolongan Menurut Bidang Yang Dijalani.
Badan usaha dikelompokkan kedalam berbagai jenis berdasarkan jenis bidang kegiatan yang dijalani. Berkaitan dengan bidang tersebut, maka setiap pengurusan izin disesuaikan dengan departemen yang membawahinya seperti kehutanan, pertambangan, perdagangan, pertanian dsb.

4. Tahapan Mendapatkan Pengakuan, Pengesahan Dan Izin Dari Departemen Lain Yang Terkait
Departemen tertentu yang berhubungan langsung dengan jenis kegiatan badan usaha akan mengeluarkan izin. Namun diluar itu, badan usaha juga harus mendapatkan izin dari departemen lain yang pada nantinya akan bersinggungan dengan operasional badan usaha misalnya Departemen Perdagangan mengeluarkan izin pendirian industri pembuatan obat berupa SIUP. Maka sebgai kelanjutannya, kegiatan ini harus mendapatkan sertifikasi juga dari BP POM, Izin Gangguan atau HO dari Dinas Perizinan, Izin Reklame, dll.
1. Tugas dan lingkup pekerjaan
2. Tanggal mulai dan berakhirnya pekerjaan
3. Harga borongan pekerjaan

Draft Kontrak Kerja IT
Kontrak (perjanjian) adalah suatu “peristiwa di mana seorang berjanji kepada orang lain atau di mana dua orang itu saling berjanji untuk melaksanakan suatu hal”. (Subekti, 1983:1).Cara membuat kontrak (perjanjian) kerja :
Untuk membuat kontrak kerja biasanya didahului oleh masa yang harus dilalui sebelum adanya kontrak kerja yang disebut masa percobaan.

Masa Percobaan
Masa percobaan dimaksudkan untuk memperhatikan calon buruh (magang), mampu atau tidak untuk melakukan pekerjaan yang akan diserahkan kepadanya serta untuk mengetahui kepribadian calon buruh (magang).

Yang Dapat Membuat Perjanjian Kerja
Untuk dapat membuat (kontrak) perjanjian kerja adalah orang dewasa.

Bentuk Perjanjian Kerja
Bentuk dari Perjanjian Kerja untuk waktu tertentu berbeda dengan perjanjian kerja untuk waktu tidak tertentu.

Isi Perjanjian Kerja
Pada pokoknya isi dari perjanjian kerja tidak dilarang oleh peraturan perundangan atau tidak bertentangan dengan ketertiban atau kesusilaan.
Dalam praktek, pada umumnya isi perjanjian kerja biasanya mengenai besarnya upah, macam pekerjaan dan jangka waktunya.

Jangka Waktu Perjanjian Kerja Untuk Waktu Tertentu
Dalam perjanjian kerja untuk waktu tertentu yang didasarkan atas jangka waktu tertentu, dapat diadakan paling lama 2 (dua) tahun dan dapat diperpanjang hanya 1 (satu) kali saja dengan waktu yang sama, tetapi paling lama 1 (satu) tahun. Untuk mengadakan perpanjangan pengusaha harus memberitahukan maksudnya secara tertulis kepada buruh selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sebelum perjanjian kerja untuk waktu tertentu tersebut berakhir.
Perjanjian kerja untuk waktu tertentu yang didasarkan atas jangka waktu tertentu dapat diperbaharui hanya 1 (satu) kali saja dan pembeharuan tersebut baru dapat diadakan setelah 21 (dua puluh satu) hari dari berakhirnya perjanjian kerja untuk waktu tertentu tersebut.

Penggunaan Perjanjian Kerja
Perjanjian kerja untuk waktu tertentu hanya dapat diadakan untuk pekerjaan tertentu yang menurut sifat, jenis atau kegiatannya akan selesai dalam waktu tertentu.

Uang Panjar
Jika pada suatu pembuatan perjanjian kerja diberikan oleh majikan dan diterima oleh buruh uang panjar, maka pihak manapun tidak berwenang membatalkan kontrak (perjanjian) kerja itu dengan jalan tidak meminta kembali atau mengembalikan uang panjar (Pasal 1601e KUH Perdata). Meskipun uang panjar dikembalikan atau dianggap telah hilang, perjanjian kerja tetap ada.

Contoh:

SURAT PERJANJIAN KONTRAK KERJA
PEMELIHARAAN JARINGAN KOMPUTER

Yang bertanda tangan dibawah ini :

• NAMA : BRIAN ALFIAN MAYNARDO
• JABATAN : KEPALA BIDANG OPERASIONAL
• PERUSAHAAN : PT. PCS SUITE
• ALAMAT : ADS BUILDING, Lt. 3, JL. PANJANG NO. 71, KEBON JERUK, JAKARTA BARAT, DKI JAKARTA
• Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama PT. PCS SUITE, selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA.

• NAMA : SHAQUILLE MAYNAREDHA
• JABATAN : TEKNISI
• PERUSAHAAN : PT. LANDLINE
• ALAMAT : CYBER BUILDING, Lt. 7, JL. KUNINGAN BARAT NO. 8, KUNINGAN, JAKARTA SELATAN, DKI JAKARTA 12710

• Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama PT. LANDLINE, selanjutnya disebut PIHAK KEDUA.

• Bahwa Pihak Kedua adalah seorang Teknisi Freelance yang bergerak dalam
bidang usaha jasa dan perdagangan informasi teknologi.

• Bahwa antara Kedua belah pihak telah mufakat untuk mengadakan perjanjian kontrak pemeliharaan jaringan komputer pada kantor Pihak Pertama dengan biaya sebesar

Rp. 13.000.000 / Bulan

• Dengan ketentuan sebagai berikut :

Pasal 1
BENTUK KONTRAK KERJA

1. Bentuk kontrak kerja adalah pelaksanaan kegiatan Networking Maintenence and Installation (Instalasi dan perawatan Jaringan.

2. Daftar, jumlah dan klasifikasi komputer (CPU, Monitor, Printer) yang menjadi tanggung jawab Pihak Kedua sebagaimana terlampir.

Pasal 2
RUANG LINGKUP KERJA

• Ruang lingkup kerja jasa pemeliharaan jaringan komputer adalah sebagai berikut :
1. Seluruh CPU (Central Processing Unit), daftar dan spesifikasinya sesuai dengan pasal 1 ayat 2 sebagaimana terlampir. Khusus untuk pelaksanaan service printer dan monitor dilakukan dengan kesepakatan baru diluar perjanjian yang telah disepakati ini
2. Install software dan perbaikan installasi jaringan (LAN), tidak termasuk konfigurasi ulang kabel dan instalasi kabel jaringan baru

Pasal 3
JANGKA WAKTU PELAKSANAAN

• Jangka waktu pelaksanaan kontrak kerja jasa pemeliharaan jaringan komputer ini berlangsung selama 2 Bulan, dan kontrak kerja ini dapat diperpanjang untuk masa kerja Bulan berikutnya dengan ketentuan yang sama dan atau ada beberapa perubahan yang disepakati bersama.

Pasal 4
SISTEM KERJA

1. Pihak Kedua akan melakukan kunjungan pemeliharaan wajib sebanyak dua kali dalam sebulan
2. Pihak Kedua akan melakukan kunjungan service pemeliharaan ke tempat Pihak Pertama minggu pertama dan minggu ketiga tiap bulannya.
3. Diluar kunjungan service Pihak Kedua wajib memenuhi setiap panggilan Pihak Pertama apabila ada jaringan yang rusak selambat-lambatnya 2 x 24 Jam Pihak Kedua sudah harus memperbaiki jaringan komputer tersebut

Pasal 5
ANGGARAN BIAYA

1. Pihak Pertama setuju untuk membayar jasa pemeliharaan jaringan bulanan kepada Pihak Kedua sesuai dengan kontrak yang telah disepakati
2. Untuk kerusakan jaringan yang rusak pembayaran dilakukan diluar kontrak service dengan kesepakatan baru sesuai perjanjian kedua belah pihak
3. Jasa perbaikan jaringan sebagaimana dimaksud pada pasal 5 ayat (1) belum termasuk biaya untuk penggantian spare part
4. Penyesuaian biaya jasa pemeliharaan komputer akan dilakukan setiap 3 bulan sekali atau dengan kesepakatan bersama.

Pasal 6
PEMBAYARAN JASA

• Pembayaran jasa pemeliharaan jaringan komputer dilakukan oleh Pejabat Bagian Keuangan yang ditunjuk oleh Pihak Pertama setelah mendapatkan surat tagihan yang disampaikan oleh Pihak Kedua paling lambat tanggal 20 (dua puluh) setiap bulannya.

Pasal 7
HAK DAN KEWAJIBAN

• Kewajiban Pihak Pertama
1. Menyediakan ruangan dan fasilitas kerja bagi Pihak Kedua untuk melakukan kegiatan, terutama untuk kegiatan-kegiatan sevice besar
2. Membayarkan jasa service kepada Pihak Kedua paling lambat tanggal 20 setiap bulannya
3. Membayar penggantian pembelian komponen (spare part) yang dilakukan oleh Pihak Kedua atas persetujuan dari Pihak Pertama
4. Semua Spare Part yang dibeli mendapatkan garansi dari Pihak Kedua disesuaikan dengan jenis barang yang dibeli

• Hak Pihak Pertama
1. Memberikan peringatan (teguran) baik secara lisan atau tertulis jika Pihak Kedua tidak menjalankan tugas dan kewajibannya
2. Memotong biaya jasa service dan atau menunda pembayaran dalam jangka waktu tertentu jika Pihak Kedua tidak menjalankan tugas dan kewajibannya sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati oleh kedua belah pihak
3. Pihak pertama berhak mendapatkan jaminan kepada Pihak Kedua bahwa semua perlengkapan (komputer) yang ada di Lab / Kantor dalam keadaan baik (dapat beroperasi dengan baik), dan semua komponen (spare part) yang diganti mendapatkan garansi (garansi spare part tidak termasuk jika terbakar atas kesalahan petugas (user) di kantor dan atau atas bencana alam)
4. Berhak mendapatkan perlindungan data dan jaminan kerahasiaan data dari Pihak Kedua.

• Kewajiban Pihak Kedua
1. Melakukan kegiatan service dan memperbaiki semua perlengkapan komputer yang ada di tempat Pihak Pertama dari kerusakan dan keausan
2. Membuat rencana kerja/service bulanan.
3. Memberikan ide-ide dan saran yang dikira perlu kepada Pihak Pertama demi keamanan penggunaan Komputer
4. Memberikan jaminan atas kerahasiaan data Pihak Pertama tanpa terkecuali

• Hak Pihak kedua
1. Mendapatkan pembayaran jasa service komputer setiap bulan
2. Meminta penggantian uang atas pembelian spare part yang diganti sesuai dengan bukti pembelian spare part
3. Memberikan masukan dan pertimbangan khusus kepada Pihak Pertama atas kegiatan yang dilakukan oleh pegawai dan petugas kantor (perangkat komputer rusak akibat kelalian user/pengguna)

Pasal 8
SILANG SENGKETA

1. Jika kemudian hari terjadi silang sengketa antara kedua belah pihak dalam suatu hal maka akan diselesaikan melalui jalan musyawarah, dan jika tidak tercapai kesepakatan maka perjanjian ini dapat dibatalkan oleh kedua belah pihak
2. Sebelum Perjanjian Kontrak kerja ini dibatalkan, seluruh pihak yang terikat dalam perjanjian kerjsama ini harus terlebih dahulu melaksanakan dan mematuhi semua akad-akad perjanjian sesuai hak dan kewajibannya pada saat kontrak ini dibatalkan
3. Dan atau pada saat pembatalan kontrak kerja ini, Pihak Pertama harus melunasi semua pembayaran yang tertunda dan Pihak Kedua harus memperbaiki dan melengkapi semua perangkat Lab/Kantor (komputer) dan melaporkannya kepada Pihak Pertama

Pasal 9
LAIN-LAIN

• Hal-hal yang belum diatur dalam surat perjanjian kerjasama ini akan dibicarakan kemudian hari dan akan dicatatkan pada lampiran tambahan surat kesepakatan kontrak kerja service komputer ini.

Pasal 10
PENUTUP

1. Surat perjanjian kerjasama ini dibuat tanpa ada tekanan dan paksaan sedikitpun.
2. Surat perjanjian kontrak kerja service komputer ini dibuat rangkap 2 (dua) diatas kertas bermatrai cukup dengan mempunyai kekuatan hukum yang sama.

Jakarta, 6 Mei 2011

PIHAK PERTAMA PIHAK KEDUA
KEPALA BIDANG OPERASIONAL TEKNISI

BRIAN ALFIAN MAYNARDO
SHAQUILLE MAYNAREDHA

Sumber

http://www.slideshare.net/spgumbrella/prosedur-pendirian-pt

http://ardisetiawan.wordpress.com/2011/05/07/contoh-draft-kontrak-kerja/

UU No. 36 Telekomunikasi

Peraturan dan Regulasi pada UU No. 36 tentang Telekomunikasi dapat dijelaskan sebagai berikut;

1. Telekomunikasi adalah setiap pemancaran, pengiriman, dan atau penerimaan dari setiap informasi dalam bentuk tanda-tanda, isyarat, tulisan, gambar, suara, dan bunyi melalui sistem kawat, optik, radio atau sistem elektromagnetik lainnya;

2. Alat telekomunikasi adalah setiap alat perlengkapan yang digunakan dalam bertelekomunikasi;

3. Perangkat telekomunikasi adalah sekelompok alat telekomunikasi yang memungkinkan bertelekomunikasi;

4. Sarana dan prasarana telekomunikasi adalah segala sesuatu yang memungkinkan dan mendukung berfungsinya telekomunikasi;

5. Pemancar radio adalah alat telekomunikasi yang menggunakan dan memancarkan gelombang radio;

6. Jaringan telekomunikasi adalah rangkaian perangkat telekomunikasi dan kelengkapannya yang digunakan dalam bertelekomunikasi;

7. Jasa telekomunikasi adalah layanan telekomunikasi untuk memenuhi kebutuhan bertelekomunikasi dengan menggunakan jaringan telekomunikasi ;

8. Penyelenggara telekomunikasi adalah perseorangan, koperasi, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), badan usaha swasta, instansi pemerintah, dan instansi pertahanan keamanan negara;

9. Pelanggan adalah perseorangan, badan hukum, instansi pemerintah yang menggunakan jaringan telekomunikasi dan atau jasa telekomunikasi berdasarkan kontrak;

10. Pemakai adalah perseorangan, badan hukum, instansi pemerintah yang menggunakan jaringan telekomunikasi dan atau jasa telekomunikasi yang tidak berdasarkan kontrak;

11. Pengguna adalah pelanggan dan pemakai;

12. Penyelenggara telekomunikasi adalah kegiatan penyediaan dan pelayanan telekomunikasi sehingga memungkinkan terselenggaranya telekomunikasi;

13. Penyelenggaraan jaringan telekomunikasi adalah kegiatan penyediaan dan atau pelayanan jaringan telekomunikasi yang memungkinkan terselenggaranya telekomunikasi;

14. Penyelenggaraan jasa telekomunikasi adalah kegiatan penyediaan dan atau pelayanan jasa telekomunikasi yang memungkinkan terselenggaranya telekomunikasi;

15. Penyelenggaraan telekomunikasi khusus adalah penyelenggaraan telekomunikasi yang sifat, peruntukan, dan pengoperasiannya khusus;

16. Interkoneksi adalah keterhubungan antarjaringan telekomunikasi dari penyelenggara jaringan telekomunikasi yang berbeda;

17. Menteri adalah Menteri yang ruang lingkup tugas tanggungjawabnya di bidang telekomunikasi.

Azas dan Tujuan

Didalam UU No. 36 telekomunikasi berisikan sembilan bab yang mengatur hal-hal berikut ini;
Azas dan tujuan telekomunikasi, pembinaaan, penyelenggaraan telekomunikasi, penyidikan, sanksi administrasi, ketentuan pidana, ketentuan peralihan dan ketentuan penutup. Undang-Undang ini dibuat untuk menggantikan UU No.3 Tahun 1989 tentang Telekomunikasi, karena diperlukan penataan dan pengaturan kembali penyelenggaraan telekomunikasi nasional yang dimana semua ketentuan itu telah di setujuin oleh DPRRI.

UU ini dibuat karena ada beberapa alasan, salah satunya adalah bahwa pengaruh globalisasi dan perkembangan teknologi telekomunikasi yang sangat cepat telah mengakibatkan perubahan yang mendasar dalam penyelenggaraan dan cara pandang terhadap telekomunikasi.

Dengan munculnya undang-undang tersebut membuat banyak terjadinya perubahan dalam dunia telekomunikasi, antara lain :
1. Telekomunikasi merupakan salah satu infrastruktur penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
2. Perkembangan teknologi yang sangat pesat tidak hanya terbatas pada lingkup telekomunikasi itu saja, maleinkan sudah berkembang pada TI.
3. Perkembangan teknologi telekomunikasi di tuntut untuk mengikuti norma dan kebijaksanaan yang ada di Indonesia.

Apakah ada keterbatasan yang dituangkan dalam UU no.36 Telekomunikasi tersebut dalam hal mengatur penggunaan teknologi Informasi. Maka berdasarkan isi dari UU tersebut tidak ada penjelasan mengenai batasan-batasan yang mengatur secara spesifik dalam penggunaan teknologi informasi tersebut, artinya dalan UU tersebut tidak ada peraturan yang secara resmi dapat membatasi penggunaan teknologi komunikasi ini.

Namun akan lain ceritanya jika kita mencoba mencari batasan-batasan dalam penggunaan teknologi informasi berbasis sistem komputer yang merupakan sistem elektronik yang dapat dilihat secara virtual, maka hal tersebut diatur dalam UU No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik terutama BAB VII tentang Perbuatan yang Dilarang. Untuk itu kita sebagai pengguna teknologi informasi dan komunikasi harus lebih bijak dan berhati-hati lagi dalam memanfaatkan teknologi ini dengan memperhatikan peraturan dan norma yang ada.

Implementasi Pemberlakuan RUU ITE

Kelompok Informasi

Dalam kaitan dengan masyarakat Informasi, di bedahkan menjadi empat kelompok pengguna Informasi yaitu :

1. Publik
Kelompok publik, yaitu layanan punlic di mana informasi dapat diakses oleh Masyarakat Informasi siapa saja dan untuk semua kalangan (media cetak dan elektronik)

2. Komunitas Publik
Layanan public di mana informasi dapat diakses oleh Masyarakat Indonesia yang masuk dalam suatu komunitas tertentu dengan persetujuan kelompok komunitas tersebut (seperti group alumni, kelompok kegiatan dll).

3. Komunitas Member
Layanan public di mana informasi dapat diakses oleh masyarakat informasi yang masuk dalam suatu komunitas member tertentu dengan mengisi registrasi form yang telah disepakati dengan data-data yang dibutuhkan.

4. Individual
Layanan Public di mana informasi dapat diakses oleh perseorangan atau dua orang atau lebih, organisasi ini atau badan. ( seperti email, SMS, facebook, bloger, Domain dll)

Dari keempat hal tersebut sangat berkaitan erat dengan komunikasi dan informasi, sehingga penerapan undang-undang ITE baik pasa-pasal tentang pelarangan informasi dalam bahasan di atas maupun pasal-pasal pengecualian, untuk itu perlu penjelasan dan refisi UU-ITE, yang pokok bahasannya meliputi ;

1. Perlu diperjelas revisi pasal-pasal pelarangan / pelanggaran penggunaan informasi yang kebanyakan Masyarakat Informasi.

2. Perlu diperjelas revisi pasal-pasal pelarangan / pelanggaran dan pasal-pasal pengecualian, sehingga penggunaan informasi yang kebanyakan Masyarakat Informasi akan mengetahui atau hal-hal yang berkaitan dengan UU-ITE tersebut.

3. Perlu dibuat penjelasan atau revisi pasal-pasal pada UU-ITE agar masyarakat Informasi di era teknologi informasi dapat memanfaatkan Informasi secara benar dan bertanggung jawab.

4. Perlu dibuat penjelasan atau revisi pasal-pasal pada UU-ITE agar pelaku / penerima informasi di era teknologi informasi dapat memahami UU-ITE, sehingga tidak melakukan perlakuan hukum yang tidak sewajarnya.

5. Perlu dibuat penjelasan / revisi pasal-psal pada UU-ITE agar penegak hukum pada era teknologi informasi dapat menerapkan UU-ITE, pada jalur hukum yang sebenarnya.

Sumber

http://www.tempo.co.id/hg/peraturan/2004/03/29/prn,20040329-17,id.html

http://www.radioprssni.com/prssninew/internallink/legal/uu_telekomunikasi.htm

http://Indriarto.wordpress.com

LAYANAN TELEMATIKA

Berdasarkan Instruksi Pesiden Republik Indonesia (Inpres) nomor 6 tahun 2001. Pesatnya kemajuan teknologi telekomunikasi, media, dan informatika atau disingkat sebagai teknologi telematika serta meluasnya perkembangan infrastruktur informasi global telah merubah pola dan cara kegiatan bisnis dilaksanakan di industri, perdagangan, dan pemerintah. Perkembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat informasi telah menjadi paradigma global yang dominan. Kemampuan untuk terlibat secara efektif dalam revolusi jaringan informasi akan menentukan masa depan kesejahteraan bangsa.

Berbagai keadaan menunjukkan bahwa Indonesia belum mampu mendayagunakan potensi teknologi telematika secara baik, dan oleh karena itu Indonesia terancam “digital divide” yang semakin tertinggal terhadap negara-negara maju. Kesenjangan prasarana dan sarana telematika antara kota dan pedesaaan, juga memperlebar rurang perbedaan sehingga terjadi pula “digital divide” di dalam negara kita sendiri. Indonesia perlu melakukan terobosan agar dapat secara efektif mempercepat pendayagunaan teknologi telematika yang potensinya sangat besar itu,untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan mempererat persatuan bangsa sebagai landasan yang kokoh bagi pembangunan secara berkelanjutan.

Di dalam hal ini pemerintah perlu secara proaktif dan dengan komitmen yang tinggi membangun kesadaran politik dan menumbuhkan komitmen nasional, membentuk lingkungan bisnis yang kompetitif, serta meningkatkan kesiapan masyarakat untuk mempercepat pengembangan dan pendayagunaan teknologi telematika secara sistematik.
Indonesia perlu menyambut komitmen dan inisiatif berbagai lembaga internasional, kelompok negara atau negara-negara lain secara sendiri-sendiri dalam meningkatkankerja sama yang lebih erat dalam penyediaan sumber daya pembiayaan, dukungan teknis, dan sumber daya lain untuk membantu Indonesia sebagai negara berkembang mengatasi “digital divide”. Dengan kenyataan tersebut, pemerintah dengan ini menyatakan komitmen untuk melaksanakan kebijakan serta melakukan langkah-langkahdalam bentuk program aksi yang dapat secara nyata mengatasi “digital divide”, dengan arah pengembangan sebagai yang dimaksud dalam isi kerangka kebijakan ini.

1. Layanan Telematika dibidang Informasi
Penggunaan teknologi telematika dan aliran informasi harus selalu ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk pemberantasan kemiksinan dan kesenjangan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Selain itu, teknologi telematika juga harus diarahkan untuk menjembatani kesenjangan politik dan budaya serta meningkatkan keharmonisan di kalangan masyarakat.
Wartel dan Warnet memainkan peranan penting dalam masyarakat. Warung Telekomunikasi dan Warung Internet ini secara berkelanjutan memperluas jangkauan pelayanan telepon dan internet, baik di daerah kota maupun desa, bagi pelanggan yang tidak memiliki akses sendiri di tempat tinggal atau di tempat kerjanya. Oleh karena itu langkah-langkah lebih lanjut untuk mendorong pertumbuhan jangkauan dan kandungan informasi pelayanan publik, memperluas pelayanan kesehatan dan pendidikan, mengembangkan sentra-sentra pelayanan masyarakat perkotaan dan pedesaan, serta menyediakan layanan “e-commerce” bagi usaha kecil dan menengah, sangat diperlukan. Dengan demikian akan terbentuk Balai-balai Informasi. Untuk melayani lokasi-lokasi yang tidak terjangkau oleh masyarakat.

2. Layanan Telematika di bidang Keamanan
Layanan telematika juga dimanfaatkan pada sector-sektor keamanan seperti yang sudah dijalankan oleh Polda Jatim yang memanfaatkan TI dalam rangka meningkatkan pelayanan keamanan terhadap masyarakat. Kira-kira sejak 2007 lalu, membuka layanan pengaduan atau laporan dari masyarakat melalui SMS dengan kode akses 1120. Selain itu juga telah dilaksanakan sistem online untuk pelayanan di bidang Lalu Lintas. Polda Jatim memiliki website di http://www.jatim.polri.go.id, untuk bisa melayani masyarakat melalui internet. Hingga kini masih terus dikembangkan agar dapat secara maksimal melayani masyarakat.

Bahkan Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polda Jatim sudah banyak memanfaatkan fasilitas website ini dan sangat bermanfaat dalam menangani kasus-kasus yang sedang terjadi dan lebih mudah dalam memantau setiap perkembangan kasus atau laporan, baik laporan dari masyarakat maupun laporan internal untuk Polda Jatim sendiri. Bukan hanya penanganan kasus kejahatan semata, tapi juga termasuk laporan terkait lalu lintas, intelijen, tindak pidana ringan (tipiring) di masyarakat, pengamanan untuk pemilu, termasuk laporan bencana alam. Masyarakat juga bisa menyampaikan uneg-uneg atau opini mengenai perilaku dan layanan dari aparat kepolisian melalui email atau website . Semoga saja daerah-daerah lainnya yang tersebar diseluruh Indonesia dapat memanfaatkan teknologi telematika seperti halnya Polda Jatim agar terciptanya negara Indonesia yang aman serta disiplin.

Indonesia perlu menciptakan suatu lingkungan legislasi dan peraturan perundang-undangan. Upaya ini mencakup perumusan produk-produk hukum baru di bidang telematika (cyber law) yang mengatur keabsahan dokumen elektronik, tanda tangan digital, pembayaran secara elektronik, otoritas sertifikasi, kerahasiaan, dan keamanan pemakai layanan pemakai layanan jaringan informasi. Di samping itu, diperlukan pula penyesuaian berbagai peraturan perundang-undangan yang telah ada, seperti mengatur HKI, perpajakan dan bea cukai, persaingan usaha, perlindungan konsumen, tindakan pidana, dan penyelesaian sengketa.

Pembaruan perauran perundang-udangan tersebut dibutuhkan untuk memberikan arah yang jelas, transparan, objektif, tidak diskriminatif, proporsional, fleksibel, serta selaras dengan dunia internasional dan tidak bias pada teknologi tertentu. Pembaruan itu juga diperlukan untuk membentuk ketahanan dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman dan kejahatan baru yang timbul sejalan dengan perkembangan telematika.

3. Layanan Context Aware dan Event-Based
Di dalam ilmu komputer menyatakan bahwa perangkat komputer memiliki kepekaan dan dapat bereaksi terhadap lingkungan sekitarnya berdasarkan informasi dan aturan-aturan tertentu yang tersimpan di dalam perangkat. Gagasan inilah yang diperkenalkan oleh Schilit pada tahun 1994 dengan istilah context-awareness.
Context-awareness adalah kemampuan layanan network untuk mengetahui berbagai konteks, yaitu kumpulan parameter yang relevan dari pengguna (user) dan penggunaan network itu, serta memberikan layanan yang sesuai dengan parameter-parameter itu. Beberapa konteks yang dapat digunakan antara lain lokasi user, data dasar user, berbagai preferensi user, jenis dan kemampuan terminal yang digunakan user.
Sebagai contoh : ketika seorang user sedang mengadakan rapat, maka context-aware mobile phone yang dimiliki user akan langsung menyimpulkan bahwa user sedang mengadakan rapat dan akan menolak seluruh panggilan telepon yang tidak penting. Dan untuk saat ini, konteks location awareness dan activity recognition yang merupakan bagian dari context-awareness menjadi pembahasan utama di bidang penelitian ilmu komputer.

Tiga hal yang menjadi perhatian sistem context-aware menurut Albrecht Schmidt, yaitu:

1. The acquisition of context
Hal ini berkaitan dengan pemilihan konteks dan bagaimana cara memperoleh konteks yang diinginkan, sebagai contoh : pemilihan konteks lokasi, dengan penggunaan suatu sensor lokasi tertentu (misalnya: GPS) untuk melihat situasi atau posisi suatu lokasi tersebut.

2. The abstraction and understanding of context
Pemahaman terhadap bagaimana cara konteks yang dipilih berhubungan dengan kondisi nyata, bagaimana informasi yang dimiliki suatu konteks dapat membantu meningkatkan kinerja aplikasi, dan bagaimana tanggapan sistem dan cara kerja terhadap inputan dalam suatu konteks.

3. Application behaviour based on the recognized context
Terakhir, dua hal yang paling penting adalah bagaimana pengguna dapat memahami sistem dan tingkah lakunya yang sesuai dengan konteks yang dimilikinya serta bagaimana caranya memberikan kontrol penuh kepada pengguna terhadap sistem.

Layanan Perbaikan Sumber
Layanan perbaikan sumber yang dimaksud adalah layanan perbaikan dalam sumber daya manusia (SDM). SDM telematika adalah orang yang melakukan aktivitas yang berhubungan dengan telekomunikasi, media, dan informatika sebagai pengelola, pengembang, pendidik, dan pengguna di lingkungan pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat pada umumnya.

Konsep pengembangan sumber daya manusia di bidang telematika ditujukan untuk meningkatkan kualitas, kuantitas dan pendayagunaan SDM telematika dengan tujuan untuk mengatasi kesenjangan digital, kesenjangan informasi dan meningkatkan kemandirian masyarakat dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi secara efektif dan optimal.

Kebutuhan akan SDM dapat dilihat dari bidang ekonomi dan bidang politik, yaitu :

Dilihat dari bidang ekonomi
Pengembangan telematika ditujukan untuk peningkatan kapasitas ekonomi, berupa peningkatan kapasitas industry produk barang dan jasa.

Dilihat dari bidang politik
Bagaimana telematika memberikan kontribusi pada pelayanan public sehingga menghasilkan dukungan politik.

Dari kedua bidang tersebut diatas kebutuhan terhadap telematika akan dilihat dari dua aspek, yaitu :

1. Pengembangan peningkatan kapasitas industry.
2. Pengembangan layanan publik.

Sasaran utama dalam upaya pengembangan SDM telematika yaitu sebagai berikut :

a. Peningkatan kinerja layanan public yang memberikan akses yang luas terhadap peningkatan kecerdasan masyarakat, pengembangan demokrasi dan transparasi sebagai katalisator pembangaunan.

b. Literasi masyarakat di bidang teknologi telematika yang terutama ditujukan kepada old generator dan today generation sebagai peningkatan, dikemukakan oleh Tapscott.

Sumber

http://anbu-ebov.blogspot.com/2011/10/layanan-perbaikan-sumber.html

http://resty-pumpfh.blogspot.com/2009/12/layanan-telematika.html

ARSITEKTUR TELEMATIKA

Arsitektur system harus berdasarkan konfigurasi sistem secara keseluruhan yang akan menjadi tempat dari DBMS, basis data dan aplikasi yang memanfaatkannya yang juga akan menentukan bagaimana pemakai dapat berinteraksi dengannya. Seiring dengan kemajuan teknologi, aristektur tersebut semakin beraneka ragam atau semakin banyak jenisnya dan berubah pula keunggulannya. Yang harus menjadi pertimbangan utama dalam menentukan arsitektur sistem, yang paling cocok tentu saja bukan hanya keunggulan teknologinya saja, kita harus mempertimbangkan pula faktor biaya dan yang sesuai dengan kebutuhan nyata ditempat dimana sistem akan digunakan.Arsitektur telematika menurut kami adalah sebuah aplikasi yang secara logic berada diantara lapisan aplikasi (application layer dan lapisan data dari sebuah arsitektur layer – layer TCP/IP.

Tiga elemen utama sebuah arsitektur, masing-masing sering dianggap sebagai arsitektur, adalah:
1. Arsitektur sistem pemrosesan, menentukan standar teknis untuk hardware, lingkungan sistem operasi, dan software aplikasi, yang diperlukan untuk menangani persyaratan pemrosesan informasi perusahaan dalam spektrum yang lengkap. Standar merupakan format, prosedur, dan antar muka, yang menjamin bahwa perlengkapan dan software dari sekumpulan penyalur akan bekerja sama.

2. Arsitektur telekomunikasi dan jaringan, menentukan kaitan di antara fasilitas komunikasi perusahaan, yang melaluinya informasi bergerak dalam organisasi dan ke peserta dari organisasi lain, dan hal ini juga tergantung dari standar yang berlaku.

3. Arsitektur data, sejauh ini merupakan yang paling rumit diantara ketiga arsitektur di atas, dan termasuk yang relatif sulit dalam implementasinya, menentukan organisasi data untuk tujuan referensi silang dan penyesuaian ulang, serta untuk penciptaan sumber informasi yang dapat diakses oleh aplikasi bisnis dalam lingkup luas.

Beberapa macam model arsitektur :
Arsitektur Mainframe
Pada arsitektur ini, terdapat sebuah komputer pusat (host) yang memiliki sumber daya yang sangat besar, baik memori, processor maupun media penyimpanan. Mainframe menyediakan sedikit waktu dan sebagian memorinya untuk setiap pemakai (user), kemudian berpindah lagi kepada pemakain lain, lalu kembali kepemakai yang pertama. Perpindahan ini tidak dirasakan oleh pemakai, seolah-olah tidak ada apa-apa. Jenis komputer ini memiliki suatu Central Processing Unit, Storage Device yang agak besar (kira-kira sebesar 2 lemari pakaian) dan ditempatkan pada tempat tersendiri. Peralatan CPU dan Storage tersebut dihubungkan dengan banyak terminal yang terdiri dari keyboard dan monitor saja. Melalui komputer terminal, pengguna mengakses sumber daya tersebut. Komputer terminal hanya memiliki monitor/keyboard dan tidak memiliki CPU. Semua sumber daya yang diperlukan terminal dilayani oleh komputer host. Model ini berkembang pada akhir tahun 1980-an.

Arsitektur File Sharing
Pada arsitektur ini komputer server menyediakan file-file yang tersimpan di media penyimpanan server yang dapat diakses oleh pengguna. Arsitektur file sharing memiliki keterbatasan, terutama jika jumlah pengakses semakin banyak serta ukuran file yang di shaing sangat besar. Hal ini dapat mengakibatkan transfer data menjadi lambat. Model ini populer pada tahun 1990-an.

Arsitektur Client/Server
Karena keterbatasan sistem file sharing, dikembangkanlah arsitektur client/server. Dengan arsitektur ini, query data ke server dapat terlayani dengan lebih cepat karena yang ditransfer bukanlah file, tetapi hanyalah hasil dari query tersebut. RPC (Remote Procedure Calls) memegang peranan penting pada arsitektur client/server. Client server dapat dibedakan menjadi dua, yaitu model Two-tier dan Three-tier.

Model Two-tier
Model Two-tier terdiri dari tiga komponen yang disusun menjadi dua lapisan : client (yang meminta serice) dan server (yang menyediakan service). Tiga komponen tersebut yaitu :

 User Interface adalah antar muka program aplikasi yang berhadapan dan digunakan langsung oleh user.
 Manajemen Proses.
 Database.

Model ini memisahkan peranan user interface dan database dengan jelas, sehingga terbentuk dua lapisan. Tingkat pertama dari model two-tier adalah client tier atau presentation layer yang dijalankan pada client. Tingkat ini mengandung kode yang menampilkan data dan berinteraksi dengan user. Aplikasi client meminta data dari database dan menampilkannya pada salah satu atau lebih form tampilan. Setelah data berada pada komputer client aplikasi, kita bisa memprosesnya dan menampilkannya dengan berbagai cara. Komputer client mampu memanipulasi data secara lokal dan server tidak dilibatkan didalam proses ini. Jika user mengedit sebuah field aplikasi, user juga bisa meng- update database.
Tingkat kedua adalah database server atau DBMS tingkatan ini memanipulasi objek yang sangat komplek yaitu database. DBMS banyak menerima permintaan semacam yang sangat sulit dari client dan server harus bisa melayani semua permintaan client tersebut. Tugas dari server adalah mengambil data yang dibutuhkan dan mengirimkannya kepada client.

ModelThree-tier
Pada model ini disisipkan satu layer tambahan diantara user interface tier dan database tier. Tier tersebut dinamakan middle-tier. Middle-Tier terdiri dari bussiness logic dan rules yang menjembatani query user dan database, sehingga program aplikasi tidak bisa mengquery langsung ke database server, tetapi harus memanggil prosedur-prosedur yang telah dibuat dan disimpan pada middle-tier. Dengan adanya server middle-tier ini, beban database server berkurang. Jika query semakin banyak dan/atau jumlah pengguna bertambah, maka server-server ini dapat ditambah, tanpa merubah struktur yang sudah ada. Ada berbagai macam software yang dapat digunakan sebagai server middle-tier.
Contohnya MTS (Microsoft Transaction Server) dan MIDAS.Model dua tingkat adalah arsitektur yang sangat efisien untuk aplikai datasbase, biasanya aplikasi dua tingkat ini dijalankan pada LAN yang kecil. Bentuk yang paling lengkap dari aplikasi database adalah three-tier .
Tingkat ini adalah sebuah objek yang ada diantara aplikasi client-server. Yang merupakan suatu class atau banyak class yang memiliki beberapa method dan mengurung client dari server. Aplikasi client bisa memanggil method objek yang berada pada middle-tier dan mendapatkan hasilnya. Keuntungan dari middle-tier adalah lapisan mengisolasi client dari server. Client tidak lagi mengakses database tetapi mengambil method yang dimiliki oleh objek-objek pada middle-tier.
Aplikasi yang terstruktur dengan baik mengimplementasikan operasi-operasi di dalam middle-tier. Selain itu client tidak perlu tahu bagaimanana setiap pelanggan disimpan dalam database. Jika dia bisa memanggil method addCustomer() dan mengirimkan nilai-nilai pada field (nama pelanggan, alamat dsb) sebagai argumennya, middle-tier akan menyisipkan informasi baru kedalam database dan mengembalikan nilai true jika semua berjalan lancar atau pesan error jika terjadi kesalahan.

Arsitektur klien – Server Telematika
Arsitektur klien-server telematika terdiri dari 2 buah arsitektur yakni, arsitektur sisi client dan sisi servernya.

Asitektur Sisi klien
Istilah ini merujuk pada pelaksanaan atau penyimpanan data pada browser (atau klien) sisi koneksi HTTP. JavaScript adalah sebuah contoh dari sisi klien eksekusi, dan cookie adalah contoh dari sisi klien penyimpanan. Lihat Cookie, Server Side. Karakteristik Klien :
> Selalu memulai permintaan ke server
> Menunggu balasan
> Menerima balasan
Biasanya terhubung ke sejumlah kecil dari server pada satu waktu. Biasanya berinteraksi langsung dengan pengguna akhir dengan menggunakan antarmuka pengguna seperti antarmuka pengguna grafis. Khusus jenis klien mencakup: web browser, e-mail klien, dan online chat klien.

Arsitektur Sisi Server
Sebuah eksekusi sisi server adalah server Web khusus eksekusi yang melampaui standar metode HTTP itu harus mendukung. Sebagai contoh, penggunaan CGI script sisi server khusus tag tertanam di halaman HTML; tag ini memicu tindakan terjadi atau program untuk mengeksekusi. Karakteristik Server:
> Selalu menunggu permintaan dari salah satu klien.
> Melayani klien permintaan kemudian menjawab dengan data yang diminta ke klien.
> Sebuah server dapat berkomunikasi dengan server lain untuk melayani permintaan klien.
> Jenis server khusus mencakup: web server, FTP server, database server, E-mail server, file server, print server. Kebanyakan web layanan ini juga jenis server.

Jadi, secara umum Arsitektur Klien-server atau jaringan komputer adalah sebuah aplikasi terdistribusi arsitektur yang partisi tugas atau beban kerja antara penyedia layanan (server) dan pelayanan pemohon, disebut klien. Sering kali klien dan server beroperasi melalui jaringan komputer pada hardware terpisah. Sebuah mesin server adalah performa tinggi host yang menjalankan satu atau lebih program server yang berbagi sumber daya dengan klien. Seorang klien tidak berbagi apapun dari sumber daya, tetapi meminta server layanan konten atau fungsi.
Oleh karena itu klien memulai sesi komunikasi dengan server yang menunggu (mendengarkan) masuk permintaan. Dalam perkembangannya, client/ server dikembangkan oleh dominasi perusahaan software besar yaitu Baan, Informix, Lotus, Microsoft, Novell, Oracle, PeopleSoft, SAP, Sun, dan Sybase. Perusahaan-perusahaan ini adalah superstar pada era pertama dimunculkannya konsep client/ server. Saat ini perusahaanperusahaan ini telah menjadi perusahaan komputer yang stabil dan besar.

Berikut ini adalah penjelasan mengenai beberapa kolaborasi arsitektur sisi client dan sisi server :
Arsitektur Single-Tier
Definisi satu-tier arsitektur, seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini, adalah bahwa semua komponen produksi dari sistem dijalankan pada komputer yang sama. Ini adalah sederhana dan paling mahal alternatif. Ada kurang perlengkapan untuk membeli dan mempertahankan. Kelemahan dari jenis ini pelaksanaan keamanan lebih rendah dan kurangnya skalabilitas. Sebuah arsitektur skalabel ketika dapat dengan mudah diperluas atau ditambah untuk memenuhi kebutuhan peningkatan kinerja.
Setelah semua komponen utama situs dan data di satu komputer di belakang firewall daun domain situs lebih rentan terhadap serangan berbahaya. Menjalankan semua komponen situs pada sebuah komputer juga membatasi ekspansi dan optimalisasi kemungkinan. Anda hanya dapat menambahkan begitu banyak memori atau begitu banyak CPU untuk sebuah server tunggal.

Arsitektur Two-tier
Dalam dua lapis klien / server arsitektur, antarmuka pengguna pengguna ditempatkan di lingkungan desktop dan sistem manajemen database jasa biasanya dalam sebuah server yang lebih kuat merupakan mesin yang menyediakan layanan bagi banyak klien. Pengolahan informasi dibagi antara sistem user interface lingkungan dan lingkungan server manajemen database. Manajemen database server mendukung untuk disimpan prosedur dan pemicu. Vendor perangkat lunak menyediakan alat-alat untuk menyederhanakan pengembangan aplikasi untuk dua lapis klien / server arsitektur.

Arsitektur two-tier lebih aman dan terukur daripada pendekatan single-tier. Pilihan ini bergerak Database Server ke mesin terpisah di belakang firewall yang kedua. Ini menambah keamanan tambahan dengan menghapus data pelanggan sensitif dari DMZ. Memiliki database pada komputer yang terpisah meningkatkan kinerja keseluruhan situs. Kelemahan dari opsi ini adalah biaya yang mahal dan kompleksitas arsitektur.

Arsitektur Three-tier
Arsitektur Three-Tier diperkenalkan untuk mengatasi kelemahan dari arsitektur two-tier. Di tiga tingkatan arsitektur, sebuah middleware digunakan antara sistem user interface lingkungan klien dan server manajemen database lingkungan. Middleware ini diimplementasikan dalam berbagai cara seperti pengolahan transaksi monitor, pesan server atau aplikasi server. The middleware menjalankan fungsi dari antrian, eksekusi aplikasi dan database pementasan. Di samping itu middleware menambahkan penjadwalan dan prioritas untuk bekerja di kemajuan. Three-tier klien / server arsitektur digunakan untuk meningkatkan performa untuk jumlah pengguna yang besar dan juga meningkatkan fleksibilitas ketika dibandingkan dengan pendekatan dua tingkat. Kekurangan dari tiga tingkatan arsitektur adalah bahwa lingkungan pengembangan lebih sulit untuk digunakan daripada pengembangan aplikasi dari dua lapis.

o Three tier dengan pesan server
Pada arsitektur ini, pesan akan diproses dan diprioritaskan asynchronously. Header pesan memiliki prioritas yang mencakup informasi, alamat dan nomor identifikasi. Server pesan link ke relasional DBMS dan sumber data lainnya. Pesan sistem alternatif untuk infrastruktur nirkabel.

o Three tier dengan server aplikasi
Arsitektur ini memungkinkan tubuh utama untuk menjalankan sebuah aplikasi pada tuan rumah bersama bukan di sistem user interface lingkungan klien. Server aplikasi logika bisnis saham, perhitungan dan pengambilan data mesin. . Dalam aplikasi arsitektur ini lebih terukur dan biaya instalasi kurang pada satu server dibandingkan mempertahankan masing-masing pada klien desktop.

Arsitektur three-tier, ditunjukkan pada gambar di atas, memisahkan Web Server ke mesin yang terpisah di DMZ. Pilihan ini, sementara ini adalah yang paling mahal, adalah yang paling aman dan terukur dari tiga pilihan. Masing-masing dari tiga server kini dapat dioptimalkan untuk puncak efisiensi operasi. Fungsi utama Web Server jaringan I / O, Perdagangan Server CPU intensif dan Database Server disk I / O intensif.
Commerce Server yang telah dipindahkan di belakang firewall yang kedua. Ini mengurangi resiko keamanan. Memisahkan Web Server dari Commerce Server memungkinkan horizontal scaling. Seperti di situs penggunaan tumbuh, Commerce Server tambahan dapat ditambahkan dan aplikasi dapat akan di kloning di beberapa komputer. Perhatikan bahwa WebSphere Commerce Professional atau Enterprise diperlukan untuk mendukung horizontal scaling dan Cloning.

Sumber
http://www.total.or.id/info http://bluewarrior.wordpress.com http://id.wikipedia.org/wiki/Klien-server
http://www.total.or.id/info.php?kk=Client/Server%20Architecture http://www.webopedia.com/TERM/c/client_server_architecture.html http://id.wikipedia.org/wiki/Klien-server https:/…/Overview/systems_architecture.htm

Latihan biasanya menjadi bagian yang paling menyenangkan bagi fitnesmania. Namun ada kalanya juga latihan bisa menjadi pengalaman yang tidak menyenangkan. Hal ini terjadi karena hasil yang diharapkan tak kunjung datang meski beban angkatan sudah berat, latihan pun sudah rajin dilakukan.

Tidak yakin apakah Anda sudah melakukan latihan dengan benar? Simak 10 kesalahan yang paling sering dilakukan oleh fitnessmania saat berlatih beban.

Berikut 10 kesalahan umum yang biasa dilakukan saat latihan beban:

1. Fokus pada “pertunjukan”
Tidak jarang ketika sedang berlatih dan dilihat orang Anda cenderung mengangkat beban yang berat agar terlihat mengagumkan. Jika Anda tidak fokus pada gerakan yang baik, maka Anda tidak akan mendapat hasil apa-apa dari latihan Anda.

2. Tidak benar-benar melatih otot yang ditargetkan
Untuk benar-benar melatih otot yang Anda targetkan, pastikan Anda sudah melakukan latihan dengan gerakan yang baik. Tanpa memperhatikan hal itu, maka hasil latihan Anda pun akan kurang optimal.

3. Tidak mengatur tempo angkatan
Ketika melakukan latihan beban, Anda harus mengontrol tempo dan gerakan menaikkan dan menurunkan beban dengan benar.

4. Tidak melakukan gerakan penuh saat latihan
Untuk memastikan bahwa otot Anda mempertahankan elastisitas alaminya dan tumbuh maksimal, Anda harus melakukan setiap latihan dalam jangkauan gerak maksimum Anda.

5. Tidak melatih otot-otot yang berlawanan.
Tubuh Anda memiliki otot yang berlawanan seperti pada otot quadriceps yang berlawanan dengan otot hamstring Anda. Pasangan otot ini memiliki hubungan kekuatan yang proporsional, sehingga harus tetap dijaga keseimbangannya. Jika salah satu otot lebih kuat maka otot yang lemah akan rawan cedera.

6. Menahan nafas saat latihan
Banyak orang sering menahan nafas saat mengangkat beban dalam repetisi ekstra. Hal ini akan menyebabkan naiknya tekanan substansial di dada Anda yang dapat mengakibatkan pusing bahkan sampai pingsan.

7. Tidak berlatih dengan intensitas yang tepat
Otot akan tumbuh lebih besar dan kuat jika Anda berikan tekanan yang cukup berat. Latihlah otot Anda dengan berat beban dan intensitas yang tepat agar dapat tumbuh dengan sempurna dan terhindar dari cedera.

8. Tidak memberi cukup waktu istirahat pada otot Anda
Berikan waktu istirahat yang cukup pada otot Anda setelah berlatih. Istirahat diperlukan untuk pemulihan dan pertumbuhan otot Anda.

9. Tergesa-gesa dalam berlatih
Lakukanlah latihan Anda dengan perlahan dan bertahap. Jangan mengangkat beban terlalu berat jika Anda baru memulai latihan, karena hal ini bisa mengakibatkan cedera pada otot Anda.

10. Tidak melakukan latihan dengan benar
Ingatlah, bahwa hanya latihan dengan gerakan dan teknik yang benar yang bisa memberikan manfaat bagi Anda. Mintalah bantuan personal trainer jika Anda termasuk pemula dalam latihan beban.

Mengetahui apa saja hal yang masih salah dalam latihan Anda kemudian memperbaikinya adalah langkah tepat untuk mendapatkan hasil terbaik bagi latihan Anda. Ingat, train smarter, not harder!

Sumber

TELEMATIKA

I. Definisi Telematika
Telematika adalah istilah untuk mendefinisikan Telekomunikasi melalui media informatika. Berdasarkan definisi di atas telematika sebenarnya mencakup dua teknik yaitu: telekomunikasi dan informatika.
Telekomunikasi adalah teknik pengiriman atau penyampaian infomasi, dari suatu tempat ke tempat lain, sedangkan informatika adalah disiplin ilmu yang mempelajari transformasi fakta berlambang yaitu data maupun informasi pada mesin berbasis komputasi.

II. Perkembangan Telematika Dalam TI
Untuk kasus di Indonesia, perkembangan telematika mengalami tiga periode berdasarkan fenomena yang terjadi di masyarakat. Pertama adalah periode rintisan yang berlangsung akhir tahun 1970-an sampai dengan akhir tahun 1980-an. Periode kedua disebut pengenalan, rentang wktunya adalah tahun 1990-an, dan yang terakhir adalah periode aplikasi.
Periode ketiga ini dimulai tahun 2000.

1.Periode Rintisan
Aneksasi Indonesia terhadap Timor Portugis, peristiwa Malari, Pemilu tahun 1977, pengaruh Revolusi Iran, dan ekonomi yang baru ditata pada awal pemerintahan Orde Baru, melahirkan akhir tahun 1970-an penuh dengan pembicaraan politik serta himpitan ekonomi. Sementara itu sejarah telematika mulai ditegaskan dengan digariskannya arti telematika pada tahun 1978 oleh warga Prancis.

Mulai tahun 1970-an inilah Toffler menyebutnya sebagai zaman informasi. Namun demikian, dengan perhatian yang minim dan pasokan listrik yang terbatas, Indonesia tidak cukup mengindahkan perkembangan telematika.

Memasuki tahun 1980-an, perubahan secara signifikanpun jauh dari harapan. Walaupun demikian, selama satu dasawarsa, learn to use teknologi informasi, telekomunikasi, multimedia, mulai dilakukan. Jaringan telpon, saluran televisi nasional, stasiun radio nasional dan internasional, dan komputer mulai dikenal di Indonesia, walaupun penggunanya masih terbatas. Kemampuan ini dilatarbelakangi oleh kepemilikan satelit dan perekonomian yang meningkat dengan diberikannya penghargaan tentang swasembada pangan dari Perserikatan Bangsa- bangsa (PBB) kepada Indonesia pada tahun 1984.

Setahun sebelumnya di Amerika Serrikat, tepatnya tanggal 1 Januari 1983, internet diluncurkan.Sejak ARPAnet (Advance Research Project Agency) dan NSFnet (National Science Foundation)digabungkan, pertumbuhan jaringan semakin banyak, dan pada pertengahan tahun, masyarakatmulai memandangnya sebagai internet.

Penggunaan teknologi telematika oleh masyarakt Indonesia masih terbatas. Sarana kirim pesan seperti yang sekarang dikenal sebagi email dalam suatu group, dirintis pada tahun 1980-an. Mailinglist (milis) tertua di Indonesia dibuat olehJhhny Moningka dan Jos Lukuhay, yang mengembangkan perangkat “pesan” berbasis “unix”, “ethernet”, pada tahun 1983, persis bersamaan dengan berdirinya internet sebagai protokol resmi di Amerika Serikat. Pada tahun- tahun tersebut, istilah “unix”, “email”, “PC”, “modem”, “BBS”, “ethernet”, masih merupakan kata-kata yang sangat langka.

Periode rintisan telematika ini merupakan masa dimana beberapa orang Indonesia belajar menggunakan telematika, atau minimal mengetahuinya. Tahun 1980-an, teleconference terjadwal hampir sebulan sekali di TVRI (Televisi Republik Indonesia) yang menyajikan dialog interaktif antara Presiden Suharto di Jakarta dengan para petani di luar jakarta, bahkan di luar pulau Jawa. Pada pihak akademisi dan praktisi praktisi IT (Information and Technology), merekam penggunaan internet sebagai berikut.

Menjelang akhir tahun 1980-an, tercatat beberapa komunitas BBS, seperti Aditya (Ron Prayitno), BEMONET (BErita MOdem NETwork), JCS (Jakarta Computer Society – Jim Filgo), dan lain-lain. Konon, BEMONET cukup populer dan bermanfaat sebagai penghilang stress dengan milis seperti “JUNK/Batavia”. Di kalangan akademis, pernah ada UNInet dan Cossy. UNINET merupakan sebuah jaringan berbasis UUCP yang konon pernah menghubungkan Dikti, ITS, ITB, UI, UGM, UnHas, dan UT. Cossy pernah dioperasikan dengan menggunakan X.25 dengan pihak dari Kanada. Milis yang kemudian muncul menjelang akhir tahun 1980-an ialah the Indonesian Development Studiesi (IDS) (Syracuse, 1988); UKIndonesian (UK, 1989); INDOZNET (Australia, 1989); ISNET (1989); JANUS (Indonesians@janus.berkeley.edu), yang saking besarnya sampai punya beberapa geographical relayers; serta tentunya milis kontroversial seperti APAKABAR. Jaringan internet tersebut, terhubungakan dengan radio. Medio tahun 1980 diisi dengan komunikasi internasional melalui kegiatan radio amatir, yang memiliki komunitas dengan nama Amatir Radio Club (ARC) Institut Teknologi Bandung (ITB). Bermodalkan pesawattransceiver HF SSB Kenwood TS 430 dengan computer Apple II, sekitar belasan pemuda ITB menghubungkan server BBS amatir radio seluruh dunia, agar email dapat berjalan lancar.

2.Periode Pengenalan
Periode satu dasawarsa ini, tahun 1990-an, teknologi telematika sudah banyak digunakan dan masyarakat mengenalnya. Jaringan radio amatir yang jangkauannya sampai ke luar negeri marak pada awal tahun 1990. hal ini juga merupakan efek kreativitas anak muda ketika itu, setelah dipinggirkan dari panggung politik, yang kemudian disediakan wadah baru dan dikenal sebagai Karang Taruna.

Pada sisi lain, milis yang mulai digagas sejak tahun 1980-an, terus berkembang. Internet masuk ke Indonesia pada tahun 1994, dan milis adalah salah satu bagian dari sebuah web. Penggunanya tidak terbatas pada kalangan akademisi, akan tetapi sampai ke meja kantor. ISP (Internet Service Provider) pertama di Indonesia adalah IPTEKnet, dan dalam tahun yang sama, beroperasi ISP komersil pertama, yaitu INDOnet.

Dua tahun keterbukaan informasi ini, salah satu dampaknya adalah mendorong kesadaran politikdan usaha dagang. Hal ini juga didukung dengan hadirnya televise swasta nasional, seperti RCTI(Rajawali Citra Televisi) dan SCTV (Surya Citra Televisi) pada tahun 1995-1996.

Teknologi telematika, seperti computer, internet, pager, handphone, teleconference, siaran radiodan televise internasional – tv kabel Indonesia, mulai dikenal oleh masyarakat Indonesia. Periodepengenalan telematika ini mengalami lonjakan pasca kerusuhan Mei 1998.

Masa krisis ekonomi ternyata menggairahkan telematika di Indonesia. Disaat keterbukaan yang diusung gerakan moral reformasi, stasiun televise yang syarat informasi seperti kantor berita CNN dan BBC, yakni Metro Tv, hadir pada tahun 1998. Sementara itu, kapasitas hardware mengalami peningkatan, ragam teknologi software terus menghasilkan yang baru, dan juga dilanjutkan mulai bergairahnya usaha pelayanan komunikasi (wartel), rental computer, dan warnet (warung internet). Kebutuhan informasi yang cepat dan gegap gempita dalam menyongsong tahun 2000, abad 21, menarik banyak masyarakat Indonesia untuk tidak mengalami kesenjangan digital (digital divide).

Pemerintah yang masih sibuk dengan gejolak politik yang kemudian diteruskan dengan upaya demokrasi pada Pemilu 1999, tidak menghasilkansuatu keputusan terkait perkembanga telematika di Indonesia. Dunia pendidikan juga masih sibuk tambal sulam kurikulum sebagai dampak perkembangan politik terbaru, bahkan proses pembelajaran masih menggunakan cara- cara konvensional. Walaupun demikian, pada tanggal 15 Juli 1999, arsip pertama milis Telematika dikirim oleh Paulus Bambang Wirawan, yakni sebuah permulaan mailinglist internet terbesar di Indonesia.

3.Periode Aplikasi
Reformasi yang banyak disalahartikan, melahirkan gejala yang serba bebas, seakan tanpa aturan. Pembajakan software, Hp illegal, perkembangan teknologi computer, internet, dan alat komunikasi lainnya, dapat denganb mudah diperoleh, bahkan dipinggir jalan atau kios-kios kecil. Tentunya, dengan harga murah.

Keterjangkauan secara financial yang ditawarkan, dan gairah dunia digital di era millennium ini, bukan hanya mampu memperkenalkannya kepada masyarakat luas, akan tetapi juga mulai dilaksanakan, diaplikasikan. Pada pihak lain, semua itu dapat berlangsung lancar, dengan tersedianya sarana transportasi, kota-kota yang saling terhubung, dan industri telematika dalam negeri yang terus berkembang.

Awal era millennium inilah, pemerintah Indonesia serius menaggapi perkembangan telematika dalam bentuk keputusan politik. Kebijakan pengembangan yang sifatnya formal “top-down” direalisasikan dengan dikeluarkannya Keputusan Presiden No. 50 Tahun 2000 tentang Tim Koordinasi Telematika Indonesia (TKTI), dan Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2001 tentang Pendayagunaan Telematika. Dalam bidang yang sama, khususnya terkait dengan pengaturan dan pelaksanaan mengenai nernagai bidang usaha yang bergerak di sector telematika, diatur oleh Direktorat Jendral Aplikasi Telematika (Dirjen Aptel) yang kedudukannya berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Menteri Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia.

Selanjutnya, teknologi mobile phone begitu cepat pertumbuhannya. Bukan hanya dimiliki oleh hampir seluruh lapisan masyarakat Indonesia, fungsi yang ditawarkan terbilang canggih. Muatannya antara 1 Gigabyte, dapat berkoneksi dengan internet juga stasiun televisi, dan teleconference melalui 3G. Teknologi computer demikian, kini hadir dengan skala tera (1000 Gigabyte), multi processor, multislot memory, dan jaringan internet berfasilitas wireless access point. Bahkan, pada café dan kampus tertentu, internet dapat diakses dengan mudah, dan gratis.

Terkait dengan hal tersebut, Depkominfo mencatat bahwa sepanjang tahun 2007 yang lalu, Indonesia telah mengalami pertumbuhan 48% persen terutama di sektor sellular yang mencapai 51% dan FWA yang mencapai 78% dari tahun sebelumnya. Selain itu, dilaporkan tingkat kepemilikan komputer pada masyarakat juga mengalami pertumbuhan sangat signifikan, mencapai 38.5 persen. Sedangkan angka pengguna Internet mencapai jumlah 2 juta pemakai atau naik sebesar 23 persen dibanding tahun 2006. Tahun 2008 ini diharapkan bisa mencapai angka pengguna 2,5 juta.

Data statistik tersebut menunjukkan aplikasi telematika cukup signifikan di Indonesia. Namun demikian, telematika masih perlu disosialisasikan lebih intensif kepada semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Pemberdayaan manusianya, baik itu aparatur Negara ataupun non-pemerintah, harus terus ditumbuhkembangkan.

Selama perkembangan telematika di Indonesia sekitar tiga dasawarsa belakangan ini, membawaimplikasi diberbagai bidang. Kemudahan yang disuguhkan telematika akan meningkatkan kinerjausaha, menghemat biaya, dan memperbaiki kualitas produk. Masyarakat juga mendapat manfaatekonomis dan peningkatan kualitas hidup.

Peluang untuk memperoleh informasi bernuansa porno dan bentuk kekerasan lainnya, dapat terealisir. Di lain pihak, segi individualis dan a-sosial amat mungkin akan banyak menggejala di masyarakat. Walaupun demikian, masih banyak factor lain yang dapat mempengaruhi perilaku masyarakat tertentu dan factor yang sama dapat berdampak lain pada lingkungan yang berbeda.

Teknologi Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan. Teknologi ini menggunakan seperangkat komputer untuk mengolah data, sistem jaringan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lainnya sesuai dengan kebutuhan, dan teknologi telekomunikasi digunakan agar data dapat disebar dan diakses secara global.

Perkembangan Teknologi Informasi memacu suatu cara baru dalam kehidupan, dari kehidupan dimulai sampai dengan berakhir, kehidupan seperti ini dikenal dengan e-life, artinya kehidupan ini sudah dipengaruhi oleh berbagai kebutuhan secara elektronik. Dan sekarang ini sedang semarak dengan berbagai huruf yang dimulai dengan awalan e, seperti e-commerce, e-government, e-education, e-library, e-journal, e-medicine, e-laboratory, e-biodiversitiy, dan yang lainnya lagi yang berbasis elektronika.

III. Trend Telematika Saat Ini
Trend Telematika yang sedang berkembang karena Perangkat teknologi informasi (TI) saat ini, meski semakin murah, tetapi tetap menjanjikan konsumen untuk selalu terkoneksi dengan dunia maya. Ini dimungkinkan berkat kehadiran teknologi internet seperti teknologi jaringan kabel Ethernet, atau pun teknologi Wireless Local Area Network (WLAN) dan Wireless Fidelity (WiFi).

Saat ini bukan hanya komputer, notebook atau netbook saja yang berkembang ditelematika khususnya bidang teknologi informasi, tetapi ponsel dan smartphone, Internet Enabled Television (IETV), Blu-ray player, konsol game, sistem audio digital, eReader, Perangkat GPS, Komputer Tablet hingga Kamera Digital. Apalagi saat ini hampir semua ponsel, komputer tablet bersaing dari segi aplikasi dan kualitasnya.

Contoh telematika yang sedang trend saat ini :
> Chatting : Yahoo messanger, MIRc, MSN, Mig33, dll
> E-mail : Yahoo, Gmail
> Video Streaming : Youtube
> Social Network : Facebook, Twitter, Friendster, Heello, G+, dll

Sumber

sanding kata

Dari hasil analisa yang telah kami baca dan analisis bersama, kami ingin menyimpulkan beberapa kesalahan mengenai makalah ini. Untuk pemilihan kata yang digunakan dalam makalah ini sudah baik, tetapi ada beberapa kata yang tidak baku. Jika dilihat dari penyusunan kalimat kami berpendapat masih ada beberapa kata yang tidak cocok jika dihubungkan, sehingga janggal jika didengar. Kemudian dari struktur ejaan yang digunakan sudah baik, hanya ada beberapa kata yang harus diperbaiki. Untuk keseimbangan antar kalimat dalam makalah ini sudah baik.
Menurut kami topik yang ada dalam makalah ini yaitu Pengintegrasian Teknologi Informasi dalam Kelas diganti dengan Pengintegrasian Teknologi Informasi dalam Bahasa Indonesia. Karena dari makalah ini juga membahas tentang Bahasa Indonesia. Menurut kami judul yang digunakan dalam makalah ini sudah sesuai dengan isi makalah ini. Pada bagian abstrak terdapat kata pemelajar, menurut kami kata ini belum jelas maknanya, apakah kata pemelajar disini dimaksudkan untuk menunjukkan pelajar atau pengajar.
Kemudian pada bagian awal pendahuluan dalam kalimat Kemampuan menyandingkan kata dalam berbahasa, baik secara lisan maupun secara tertulis merupakan kemampuan yang sangat diperlukan untuk menghasilkan tuturan atau tulisan yang baik dan wajar. Tuturan atau tulisan yang wajar adalah tuturan atau tulisan yang mengandung sanding kata yang menurut penutur asli bahasa yang bersangkutan wajar atau lazim. Namun, umumnya pemelajar bahasa asing sering mengalami kesulitan untuk memprediksi apakah sanding kata yang dihasilkannya memenuhi syarat kewajaran atau tidak. Keterhubungan antar kalimatnya tidak sesuai. Masih pada bagian pendahuluan terdapat pengulangan kata, yaitu berterima atau tidak; lazim atau tidak.
Pada bagian konsep sanding kata ada kalimat yang menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, seperti dalam kalimat Definisi sanding kata dijelaskan oleh Baker (1992) sebagai kecenderungan sejumlah kata untuk bergabung secara teratur dalam suatu bahasa. Shei dan Pain (2000) menegaskannya sebagai sekelompok kata yang sering muncul bersama. Dalam dua kamus berikut, sanding kata dijelaskan sebagai ”the way words combine in a language to produce a natural-sounding speech and writing” (Oxford Collocation Dictionary, 2002:vii), ”the way in which some words are often used together; a habitual combination of words which sounds natural” (Longman Dictionary of English Language and Culture, 1998:247). Kemudian ada kata memomulerkan, ini seharusnya diubah dengan mempopulerkan. Kemudian dalam kalimat Dengan demikian, sanding kata adalah kecenderungan sejumlah kata atau sekelompok kata muncul secara bersama-sama untuk menghasilkan bicara dan/atau tulisan yang terdengar lazim dan berterima dalam suatu bahasa. Kata bicara seharusnya diubah dengan kata – kata dan kata berterima diubah dengan kata diterima. Pada kalimat Benson, Benson, dan Ilson (1997) mengategorikan sanding kata ke dalam dua kategori, yaitu sanding kata gramatikal dan sanding kata leksikal. Kata mengategorikan diubah dengan mengkategorikan.
Kemudian pada gambar dalam makalah ini seharusnya diberikan keterangan mengenai gambar yang ada dibawah gambar tersebut. Pada kalimat hasil di atas menunjukkan bahwa sanding kata ‘memberantas korupsi hingga tuntas’ digunakan secara teratur oleh penutur bahasa Indoensia, sedangkan sanding kata ‘memberantas korupsi hingga selesai’ tidak digunakan dan tidak berterima. kata tidak berterima seharusnya diubah dengan kata tidak diterima. Dalam kalimat bila pemelajar BIPA hendak mengetahui kata apa saja dapat bersading dengan kata apa saja, terjadi pengulangan kata. Pada kalimat Bila hasilnya diselusuri pada halaman pertama, kata selusuri diubah dengan ditelusuri. Pada kalimat Jika pemelajar hendak mengetahui kata apa saja dapat jatuh sebelum dan sesudah kata ‘kemiskinan’, kata dapat jatuh seharusnya diganti dengan yang dapa digunakan. Pada kalimat telah disebutkan sebelumnya bahwa salah masalah terbesar yang dihadapi pemelajar bahasa asing adalah kemampuan menggunakan sanding kata yang tepat, kalimat ini masih terdengar janggal, seharunya pada kata yang bercetak tebal ditambah menjadi salah satu masalah terbesar.
Pada kesimpulan dan saran yang ada dalam kalimat ini seharusnya penulisan simpulan dan saran dipisahkan. Pada daftar pustaka masih terdapat kesalahan penulisan karena tidak sesuai dengan urutan penulisan daftar pustaka

pemenggalan kata

Topik : pemenggalan kata
Judul : SUATU MODEL KAIDAH PEMENGGALAN SUKU PERTAMA PADAKATA
BAHASA INDONESIA : KASUS PADA HURUF AWAL B
Hasil analisis : pada judul ada yang tidak menggunakan spasi sebagai pemisahan antar kata, sehingga dalam pemrosesan pembacaan menjadi rancu.

Uraian pendahuluan : Analisis kesalahan, yaitu :
Sejak komputer berhasil diciptakan orang = sejak komputer diciptakan
di kalangan = dikalangan
menggunakannya = menggunakan
menamakannya = menamakan
Di antaranya = diantaranya
seperti linguistik komputasional dan bahkan inteligensi buatan = seperti, linguistik komputasional dan intelegensi buatan.
Mengilangkan kata pun
sudah banyak = banyak (pemborosan kata)
Mesin penerjemah adalah salah satu aplikasi dalam NLP yang terus diteliti agar dapat dihasilkan mesin penerjemah yang dapat menerjemahkan bahasa yang satu ke dalam bahasa yang lain = mesin penerjemah adalah salah satu aplikasi dalam NLP yang diamati agar menghasilkan mesin penerjemah yang dapat menerjemahkan bahasa satu kedalam bahasa yang lain.
Haruslah = harus (tidak ada imbuhan –lah)
Pragmatik = Fragmatik
sampai ke = sampai –ke
masih muncul banyak kesalahan = kata masih dan muncul dihilangkan
kata yang betul = kata yang benar

2. Pemenggalan suku kata
Atas = tidak digunakan pada paragraph pertama kalimat pertama.
Boleh = dapat
Ke dalam = kedalam
Demikian = tersebut
Dapat dengan tanpa = dirubah menjadi tidak
Itu = tersebut
Empat atau lebih huruf = empat huruf atau lebih
Pada kata yang berawalan dengan huruf b = tersebut
Di sini = disini
Disebut di atas = disebutkan diatas
Berawal dengan = berawalan
Di dalam = dalam
Untuk sementara = untuk
Di atas = diatas

4. Hasil percobaan
Kata berawalan b yang diperoleh dari koleksi kedua adalah = dihilangkan

5. Kesimpulan
Berawal dengan = berawalan dengan

Generasi Pertama
BAHASA MESIN
Bahasa mesin adalah bahasa internal komputer yang mengeksekusi secara langsung tanpa terjemahan (translation). Disebut generasi pertama karena merupakan jenis yang paling awal dikembangkan tahun 1940-an dan awal 1950-an semua program harus dikodekan dalam bahasa mesin.

Generasi Kedua
BAHASA ASSEMBLY
Penggunaan komputer secara komresial pada tahun 1950-an mengakibatkan dikembangkannya bahasa assembly.
Ciri-ciri bahasa assembly :
- Kode ditandai dengan nama yang mudah diingat seperti ADD, SUB, dan MULT
- Alamat penyimpanan (storage addresses) nyata dimana data ditempatkan dapat didefinisikan dengan nama-nama seperti AMT1 dan AMT2 untuk memudahkan rujukan
Sama seperti bahasa mesin, bahasa assembly tergantung komputer. Untuk menerjemahkan kode-kode diperlukan program khusus yang disebut ASSEMBLER.

Generasi Ketiga
BAHASA TINGKAT TINGGI
Penggunaan komputer dalam bisnis berkembang sangat dramatis pada tahun 1950-an. Bahasa mesin dan assembly terlalu sulit, sehingga muncul third-generation languages (3GLs) yang lebih mudah untuk program dan portable.
Disebut tingkat tinggi karena mudah dipelajari dan program tingkat-tinggi memerlukan proses penerjemahan oleh komputer yang sangat rumit yang disebut COMPILER atau INTERPRETER.
Seperti generasi pendahulunya 1GL dan 2GL, 3GL disebut bahasa prosedural, sedangkan 4GL dan 5GL disebut bahasa nonprosedural, yakni program harus menentukan kumpulan instruksi yang tepat yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas yang diberikan.
Contoh bahasa tingkat-tinggi :
- FORTRAN
- Cobol
- Pascal
- BASIC
- MODULA-2
- ADA
- Object-oriented programming language

Generasi Keempat
Ciri-ciri :
- Mudah untuk dipelajari dan dipahami
- Tepat untuk pengaksesan database
- Nonprosedural
- Memfokuskan pada memaksimalkan produktivitas manusia
- Pembuat aplikasi
- Bahasa untuk semua pemakai

Contoh:
- Query language seperti SQL, QBE, dan INTELLECT
- Report generator

Prinsip Pokok dalam design 4GL :
- Prinsip pekerjaan minimal
- Prinsip keterampilan minimal
- Prinsip pengindaran syntax dan mechanic asing
- Prinsip waktu kosong (delay)
- Prinsip usaha minimal (min error)
- Prinsip perawatan minimal (costumize)
- Prinsip hasil maksimal

Karakter pokok 4GL:
- Apakah diperuntukan untuk perhitungan rutin atau keputusan
- Apakah diperuntukan untuk pemakai terakhir atau DP profesional
- Apakah memerlukan ketrampilan programmer atau tidak
Komponen 4GL:

4GL dengan tujuan umum yang baik mempunyai komponen non-prosedural yang mungkin disembunyikan pada fsilitas prosedural. Seperti gambar diatas :
- Application parameter, meliputi pemberian nama parameter, catalog, versi, pembuat dsb.
- Data specification, penentuan spesifikasi laporan berdasarkan data yang diambil.
- Screen specification, penentuan bentuk tampilan.
- Dialog specification, menentukan interaksi manusia dengan komputer.
- Specification OF Rules, aturan-aturan untuk penentuan keputusan. Biasanya dipisahkan dari badan aplikasi.

Bagaimana 4GL Digunakan
Masalah dalam pemrosesan data:
- Pemakai tidak dapat memperoleh aplikasi ketika memerlukannya.
- Terdapat kesalahan program.
- System yang digunakan sering tidak memenuhi persyaratan pemakai.
- Sukar untuk memahami DP dan berkomunikasi secara tepat.
- Pemakai harus menandatangani spesifikasi, sulit pengendaliannya.

System Development Life Cycle

Tipe Life Cycle
Beberapa tipe life cycle yang ada dalam penggunaannya dengan 4GL:
- System Ad-hoc, pemakai/analisis akan menyaring, membuat, dan memanipulasi data.
- Prototype Cycle, prototype dibuat oleh system analyst dan reaksi pemakai pada prototype menyebabkan terjadinya modifikasi.
- Prototype 3GL-Cycle, diprogram untuk mendapatkan efisiensi mesin yang lebih besar.
- Spesifikasi dan 4GL Cycle, analisa dan spesifikasi dengan life cycle tradisional, tetapi code dibuat dengan code generator.
- Lingkaran Bahasa Spesifikasi, pada lingkungan ini Administrator data akan menjaga kamus dan data yang digunakan organisasi.

Gelombang 4GL
Gelombang perkembangan 4GL:
1. Bahasa Off-line, digunakan pemakai untuk mengisi form. Contoh : MARK IV, DMS.
2. Bahasa yang dapat beroperasi pada terminal seperti mesin ketik. Contoh: SQL, NOMAD, dan DATATRIEVE.
3. Bahasa untuk monitor dumb vdu, pemakai berinteraksi dengan tampilan dua dimensi. Contoh: MAPPER, FOCUS, RAMIS, dan QBE.
4. Bahasa yang dirancang untuk waktu tanggap desi detik dari PC atau LAN. Contoh: MULTIPLAN 1 LOTUS, SYMPHONI, dan FRAMEWORK.
5. Bahasa yang menggunakan grafik untuk design program. Contoh: CAD atau CAM.

Kriterian Pemilihan 4GL
* ALingkungan aplikasi:
- Untuk pemakai akhir
- Penghitungan tertentu
- Batch System, On-line System, atau perhitungan eksplorasi
- Kerja komersial
- Volume transaksi rendah
- Jenis komputer
- Ukuran basis data
- Akses melalui aplikasi
- Spesifikasi kompleks
* Kategori Fungsi:
- Simple query languages
- Complex query & update languages
- Application generators
- Graphics languages
- Application languages
- Decision support languages

Evolusionary Level Syntax
Beberapa gelombang evolusi dalam pengembanagn 4GL yang meningkatkan kekuatan dialognya:
- Operasi Off-line
- Dialog satu dimensi dengan terminal seperti mesin ketik
- Dialog dua dimensi dengan terminal vdu sederhana
- Dialog menggunakan grafik
- Peralatan dengan keterkaitan expert-system

Peralatan
Peralatan yang diperlukan dan dapat diuji kualitasnya:
- Fasilitas kreasi basis data
- Bahasa query
- Pembuatan laporan/grafik
- Bahasa prosedural
- Pointer layer
- Pembuat dialog
- Peralatan untuk pembuatan dokumentasi.
- Peralatan untuk design system dan spesifikasi

Evolusi masa depan
Perbedaan evolusi bahasa komputer dipengaruhi oleh:
- Perkembangan mesin yang digunakan oleh pengembang aplikasi
- Peningkatan respon desi detik dari perangkat
- Penggunaan garfik berwarna
- Penekanan bahasa pokok pada bahasa spesifikasi bukan bahasa pemrograman
- Dokumentasi spesifikasi sistem diorientasikan pada grafik
- Teknik non-prosedural akan digunakan
- Pengguanaan default yang maksimum untuk meminimalkan pengembangan
- Deteksi kesalahan dalam pengembangan aplikasi
- Aplikasi berbasiskan basis data

Generasi Kelima
Sering digunakan untuk akses database atau membuat sistem pakar (expert system) atau knowledge-based system.
Dalam konsep, ditujukan untuk bahasa alami (natural languages) yang semirip mungkin dengan hubungan kemanusiaan. Contoh, LISP dan Prolog.
Sekarang ini banyak sistem pakar dikodekan baik dalam LISP maupun Prolog, meski untuk hal yang sama bisa ditulis dalam C atau C++. Usaha yang sekarang dilakukan adalah memperbaiki bahasa AI (Artificial Intellegence) dengan mengkombinasikan kemampuan terbaik dari LISP dan Prolog.

Sumber

Soal 3 Bahasa Indonesia

1. Anak wanita tidak boleh duduk di depan pintu karena akan sulit mendapat jodoh. Pernyataan diatas adalah jenis salah nalar :
a. Deduksi yang salah
b. Penyebab salah nalar
c. Generalisasi terlampau luas
d. Analogi yang salah

2. Anto sering merokok Dji Sam Soe karena ayahnya juga merokok itu
Kesalahan Nalar diatas adalah :
a. Generalisasi terlalu luas c. Meniru-niru yang sudah ada
b. Deduksi yang salah d. Semua salah

3. Mengapa langkah pemerintah untuk mensubsidi keluarga miskin disangsikan keefektifannya?
a. karena jumlah orang miskin di Indonesia sangat banyak sehingga sulit membaginya secara merata.
b. karena pemerintah harus menyediakan dana subsidi sedikitnya 113,7 triliun.
c. karena yang menggunakan BBM terbanyak adalah masyarakat ekonomi menengah ke atas.
d. karena besarnya subsidi tidak sebanding dengan kenaikan harga kebutuhan sehari-hari dan sistem ini dinilai tidak mendidik.

4. Pemanasan global sebagai akibat dari efek rumah kaca telah mematikan ribuan biodiversitas. Makna istilah biodiversitas dalam kalimat tersebut adalah…
a. keanekaragaman hayati
b. kelangkaan hewan
c. keistimewaan hayati
d. keberagaman hewani

5. Cermatilah pendapat berikut :
Untuk menjaga agar rupiah tidak merosot terhadap dolar, Bank Indonesia harus menaikkan suku bunga rupiah. Dengan suku bunga yang tinggi, peredaran rupiah akan berkurang sehingga nilai rupiah otomatis akan naik.
Kalimat yang logis untuk menyanggah pendapat tersebut adalah…

a. Merosotnya nilai rupiah terhadap dolar tidak hanya karena rupiah yang beredar sedikit, tetapi juga karena kebutuhan dolar meningkat sehingga harga dolar naik dan sebaliknya rupiah tertekan.
b. Untuk menjaga agar nilai rupiah tidak merosot semua impor harus dihentikan sehingga cadangan devisa (dolar)kita utuh. Kalau devisa kita banyak, nilai rupiah akan terangkat.
c. Kalau dilihat secara historis, nilai rupiah terhadap dolar terus menerus dari waktu ke waktu. Barangkali ini takdir Tuhan yang tidak bisa diubah oleh manusia.
d. Menaikkan suku bunga merupakan instrumen klasik yang tidak akan efektif untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, apalagi untuk menaikkannya.

6. Kalimat penutup balasan lamaran pekerjaan yang berisi penolakan yang baik adalah …..
a. Atas perhatian Saudara, kami ucapkan terima kasih.
b. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.
c. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih yang sebanyak-banyaknya.
d. Atas perhatian Saudara, kami ucapkan terima kasih banyak.

7……Hal ini ditandai oleh banyaknya barang elektronik yang beredar di masyarakat. Pemunculan barang tersebut sudah sampai di kalangan masyarakat menengah ke bawah. Ada yang dikategorikan barang mewah dan ada pula yang dikategorikan barang bukan mewah.
Kalimat kesimpulan yang tepat untuk melengkapi paragraf di atas adalah ….

a. Perkembangan teknologi dewasa ini sangat pesat.
b. Keistimewaan alat itu sangat mencengangkan.
c. Sudah muncul lagi model baru tahun ini.
d. Teknologi canggih perlu dimiliki oleh masyarakat

8. Era globalisasi membawa dampak ganda. Di satu sisi era ini membawa iklim yang semakin terbuka untuk bekerja sama saling mengisi dan saling melengkapi demi kepentingan bersama pihak-pihak yang bekerja sama.Di sisi lain, era ini juga sekaligus melahirkan situasi persaingan yang semakin ketat dan semakin tajam.
Paragraf di atas menyatakan bahwa era globalisasi ….
a. membawa dampak ganda
b. menimbulkan persainggan yang sangat tajam
c. semakin melahirkan persaingan
d. membawa iklim yang semakin terbuka

9. Perairan indonesia memang surga bagi nelayan asing. Potensi perikanan nasional itu mencapai 8 juta ton setahun. Tak heran bila banyak kapal asing yang memanfaatkannya. Penanda hubungan (koherensi) antara kalimat kedua dan ketiga dalam paragraf di atas yang tepat adalah …
a. tetapi c. maka
b. namun d. sesudah itu

10. Ada beberapa syarat agar barang dan jasa perusahaan nasionalkita mampu berkompetisi secara global. Yang pertamaadalah ketepatan waktu dalampenyediaan barang dan jasa. Yang kedua adalah kualitas produk. Barang dan jasa yang kita jual dengan harga yang mampu bersaing dan terjangkau. Selanjutnya, yang tidak kalah pentingnya adalah kecepatan. Kita harus dapat dengan cepat, menyediakan barang dan jasa secara tepat waktu, berkualitas tinggi dan dengan harga terjangkau.
Jenis pengembangan yang digunakan dalam paragraf di atas adalah…
a. induktif
b. sebab akibat
c. deduktif – induktif
d. deduktif

11. Di antara kalimat pembuka surat niaga berikut yang berisi permintaan penawaran ialah …
a. Surat Saudara telah kami terima, maka berikut ini jawaban kami…
b. Kami memerlukan informasi anda tentang kebutuhan bulan ini…
c. Dengan ini saya menyampaikan kepada Saudara produk baru usaha kami…
d. Dengan surat ini saya sertakan lampiran daftar harga produk baru kami…

12. Apabila kita membuat perjanjian jual beli barang, unsur yang tidak perlu dicantumkan dalam surat perjanjian tersebut adalah …..
a. identitas orang yang mengadakan perjanjian
b. harga barang/jasa yang diperjanjikan
c. kapan pembayaran/penyerahan barang yang diperjanjikan
d. besarnya uang komisi untuk para pialang

13. Diantara kalimat berikut yang tepat sebagai kalimat penutup surat pengaduan ialah ………
a. Terima kasih, kami tunggu kiriman Anda.
b. Harap maklum, pelayanan kami terbatas.
c. Terimakasih, kami tunggu pesanan berikutnya.
d. Harap keluhan kami mendapat perhatian sepenuhnya.

14. Di antara kalimat penutup surat lamaran berikut yang mengandung pengharapan adalah …
a. Demikianlah surat lamaran kami, harap maklum.
b. Kiranya cukup sekian surat lamaran kami, terima kasih
c. Terimakasih dan kami menungggu jawaban Bapak.
d. Kami berharap semoga jawaban surat lamaran ini segera kami terima

15. Di antara kalimat berikut yang merupakan kalimat pembukasurat balasan lamaran pekerjaan adalah ….
a. Dengan surat ini saya sampaikan perubahan harga mulai…..
b. Surat lamaran Anda telah sampai ke tangan kami, dan jawaban kami adalah sebagai berikut…..
c. Surat kami sudah dikirim dan isinya mohon dipahami
d. Dengan ini kami memohon disampaikan informasi …..

16. Iklan penawaran barang/jasa harus memenuhi persyaratan sebagai berikut, kecuali …..
a. bahasanya singkat
b. tulisannya berukuran besar
c. isinya padat
d. maksudnya jelas

17. Hal yang tidak perlu disampaikan dalam laporan perjalanan adalah …
a. lamanya perjalanan
b. transport dan penginapan peserta
c. lokasi kunjungan
d. kegiatan yang dilakukan

18. Hal yang tidak perlu dicantumkan dalam kata pengantar laporan kegiatan adalah ….
a. sistematika penulisan laporan
b. tujuan penulisan laporan
c. ucapan terima kasih kepada pihak yang telah membantu
d. kritik/saran dari pembaca

19. Dewasa ini problem kesehatan sudah berubah menjadi barang mahal. Biaya perawatan luar biasa, harga obat melambung, ongkos pemeriksaan naik. Hal ini menjadi beban bagi masyarakat, khususnya di lapisan menengah ke bawah.
Tekanan masalah akibat krisis ekonomi sudah merupakan satu penyebab meningkatnya penyakit gangguan mental. Keadaan ini hampir melanda dunia, lebih-lebih di negara-negara yang sedang berkembang seperti di Indonesia.
Jenis hubungan antara paragraf pertama dan kedua ialah …
a. Umum-khusus
b. Akibat –sebab
c. Khusus-umum
d. Sebab-akibat

20 . 1. Mengumpulkan informasi
2. Mengembangakan kerangkamenjadi karangan
3. Menetapkan tema
4. Menyusun kerangka karangan
5. Menentukan tujuan penulisan
Langkah-langkah yang benar dengan urutan sebagai berikut …
a. 1, 2, 3, 4, 5
b. 4, 1, 5, 3, 2
c. 3, 5, 1, 4, 2
d. 5, 2, 3, 1, 4

21. Kalimat berikut yang mengandung penalaran induktif ialah ….
a. harga gula naik sebab kenaikan biaya transportasi tidak bisa dihindari
b. karena mengidap penyakit lever, Anton tidak boleh makan makanan berlemak
c. saya harus segera meninggalkan tempat ini agar keselamatan saya terjamin
d. hari ini saya tidakmasuk kerja karena hari hujan

22. Jika Anda ditugasi untuk membuat laporan pengamatan secara rinci tentang segala aspek yang berkaitan dengan kaki lima (penyebaran, peranannya, dampak negatif, dampak positif, kesemrawutan lingkungan, kekumuhan kota, keamanan dan ketertiban, maka bentuk karangan yang tepat ialah …
a. argumentasi
b. deskripsi
c. ekposisi
d. persuasi

23. Bagian surat resmi yang boleh ditiadakan ialah ….
a. kepala surat
b. tanggal surat
c. nomor surat
d. salam pembuka

24. Dalam surat perjanjian hal yang tidak perlu dicantumkan adalah …
a. nama pihakyang mengadakan perjanjian
b. alasan pembuatan surat perjanjian
c. nama-nama orang yang dijadikan saksi
d. hak dan kewajiban pihak yang mengadakan perjanjian
25. Hal-hal yang tidak perlu diperhatikan dalam berwawancara adalah sebagai berikut ….
a. datang tepat waktu
b. pakaian sopan dan rapi
c. mintalah jawaban yang panjang lebar sehingga jelas
d. siapkan daftar pertanyaan dan alamat untuk mereka jawab

26. Perhatikan kalimat berikut !
Pertamina bakal menambah jumlah kuota yang selama ini dinilai masih kurang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Arti kata kuota dalam kalimat tersebut adalah ……………..
a. hasil yang paling banyak
b. jumlah yang pernah dicapai
c. jumlah yang ditentukan
d. hasil yang diperoleh

27. Perhatikan kerangka laporan berikut !
(1) judul/tema
(2) tujuan
(3) pelaksanaan (tempat, hari, tanggal, jam)
(4) Narasumber
(5) Hasil
(6) Kesimpulan
(7) Kerangka tersebut adalah kerangka laporan
a. kunjungan
b. kegiatan
c. wawancara
d. perjalanan

28. Kalimat yang menyatakan alasan logis tentang Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) dalam diskusi adalah ……..
a. Banyaknya praktik KKN telah dibuktikan karena dibuktikan dengan data yang dilaporkan oleh lembaga swadaya masyarakat.
b. Banyak pihak-pihak mengatakan bahwa KKN itu memang selalu ada di mana-mana dan sukar dihapus.
c. Semua orang tahu bahwa KKN itu ada dimana-mana, tidak terkecuali di negara kita tercinta, Indonesia.
d. Kenyataan memang demikian, praktik KKN selalu ada di setiap instansi baik negeri maupun swasta.

29. Kerangka berikut tepat untuk mengembangkan karya tulis dengan topik “ Peranan Tenaga Kerja Wanita “, kecuali …..
a. perbandingan kekuatan fisik dalam bekerja antara pria dan wanita
b. wanita sebagai tenaga kerja kelas dua
c. kelebihan wanita
d. kedudukan wanita dalam berbagai bidang pekerjaan
30. Sejauh manakah kemampuan pemahaman mahasiswa dalam proses penyusunan penulisan ilmiah tingkat 3 Universitas Gunadarma angkatan tahun 2003 ?
Kalimat tersebut terdapat pada karya tulis ilmiah dalam bab pendahuluan butir …..
a. rumusan masalah
b. latar belakang
c. tujuan penelitian
d. manfaat hasil penelitian

31. Selain judul, unsur-unsur berikut ini perlu ada di halaman judul, kecuali …….
a. dasar pemikiran
b. tujuan penulisan
c. nama penyusun
d. nama instansi dan lokasi

32. Mengemukakan gagasan secara deduktif dilengkapi dengan……
a. bagan-bagan
b. grafik
c. tulisan
d. berbagai data

33. Dalam mengemukakan gagasan secara deduktif, kalimat ketiga dan kalimat selanjutnya digunakan sebagai……
a. penjelasan
b. pokok gagasan
c. penegasan
d. tujuan dari suatu gagasan

34. Mengemukakan gagasan secara induktif dimulai dengan mengungkapkan rincian tentang……
a. mengemukakan berbagai informasi sekitar topik
b. mengemukakan pokok permasalahan
c. topik permasalahan
d. penegasan suatu permasalahan

35. Pencegahan terhadap penyakit demam berdarah telah dilakukan termasuk progam 3M. Namun penyakit tersebut tetap menyerang masyarakat, baik mereka yang berusia tua, muda maupun anak-anak
Penggunaan kata namun pada penggalan paragraf diatas merupakan hubungan……
a. perbandingan
b. perbandingan antarkalimat
c. pertentangan antarkalimat
d. perbandingan antarklausa

35. Untuk meyakinkan para pembaca, penulis melengkapi setiap jenis karangannya dengan……
a. tulisan-tulisan
b. bagan-bagan
c. bukti-bukti
d. hasil karya

36. Dalam urutan sebab-akibat, penulis memulai karangannya dengan……
a. penyebab peristiwa ditulis setelah menganalisis permasalahan
b. membicarakan permasalahan yang menyebabkan terjadinya masalah yang lain
c. membicarakan beberapa peristiwa kemudian menganalisisnya
d. membicarakan latar belakang terjadinya peristiwa tersebut

37. Deskripsi merupakan sebuah karangan yang mengajak pembacanya untuk dapat….
a. melihat dan merasakan secara langsung
b. merasakan apa yang disampaikan oleh penulis
c. mendengar, melihat dan merasakan secara langsung
d. mendengar apa yang diinginkan oleh penulis

38. Laporan dari sebuah karya tulis terbagi menjadi beberapa bagian, kecuali……
a. pendahuluan
b. daftar pustaka
c. batang tubuh
d. daftar isi

39. Dalam bab pertama pendahuluan dari sebuah laporan meliputi……
a. perumusan masalah yang hendak dipaparkan dalam laporan
b. ringkasan mengenai sebuah masalah
b. kelengkapan berupa data-data
c. sejarah dari objek laporan

40. Premis umum : Semua negara di Asia Tenggara yang sedang berkembang tergabung dalam ASEAN
Premis khusus : Indonesia merupakan salah satu negara yang berkembang di Asia
Kesimpulan yang dapat diambil dari premis diatas adalah……
a. Indonesia merupakan negara yang sedang berkembang yang tergabung dalam ASEAN
b. Semua negara yang sedang berkembang di Asia Tenggara
c. Negara yang sedang berkembang tergabung dalam ASEAN termasuk Indonesia
d. Negara yang sedang berkembang di Asia yaitu Indonesia

41. Pengambilan kesimpulan berdasarkan premis terbagi menjadi dua jenis diantaranya….
a. premis mayor
b. analogi
b. generalisasi
c. sebab akibat
42. Pengambilan kesimpulan dengan cara membandingkan antara 2 pernyataan atau lebih disebut……
a. premis minor
b. premis
c. Sebab akibat
d. Analogi

43. Bagian yang tidak tercantum dalam sebuah proposal adalah….
a. susunan pengurus
b. bentuk kegiatan
c. pembiayaan
d. lampiran kegiatan

44. Pada pernyataan induktif gagasan utama terletak di ….
a. awal pernyataan
b. tengah pernyataan
d. awal dan akhir pernyataan
d. akhir pernyataan

45. Dimulai dengan pernyataan yang sifatnya umum, disusul dengan uraian yang sifatnya khusus, merupakan salah satu ciri dari ……….
a. induktif c. deduktif
b. generalisasi d. argumentasi

46. Karena kakak mengidap penyakit maag, maka kakak tidak boleh makan makanan yang asam. Kalimat di atas termasuk dalam pernyataan …….
a. generalisasi c. sebab akibat
b. induktif d. deduktif

47. Misalnya Anda mengemukakan gagasan bahwa tinggal di daerah kumuh tidak baik bagi kesehatan. Gagasan yang dilengkapi dengan keterangan dan informasi ini menggunakan metode ……………
a. induktif c. analogi
b. deduktif d. generalisasi

48. Karena mengidap penyakit lever, ayah tidak boleh makan hidangan yang berlemak. Contoh tersebut merupakan contoh pernyataan :
a. deduktif c. premis
b. induktif d. entimem

49. Terdapat kesalahan deduktif pada pernyataan ‘ semua pelaku kejahatan adalah korban rumah tangga yang berantakan’. Penyebab terjadinya kesalahan deduktif adalah………
a. kesalahan adanya term yang berlebih
b. premis mayor tidak dibatasi
c. kesimpulan terlalu luas
d. kesalahan analogi

50. Alasan kesalahan yang paling tepat pada pernyataan ‘ Saya tidak pandai berenang. Hampir semua anggota keluarga saya tidak dapat berenang.
a. generalisasi terlalu luas
b. hubungan sebab akibat yang tidak memadai
c. kesalahan analogi
d. kesalahan deduktif.

51. Judul usulan penelitian seharusnya singkat, informatif, dan menunjukkan masalah yang akan diteliti. Berikut adalah penulisan judul usulan penelitian yang benar
a. Analisis Rasio Dalam Menilai Kemajuan Perusahaan Peti Kemas PT Armada Jakarta Tahun 2005-2007.
b. Analisa Rasio dalam Menilai Kemajuan Perusahaan Peti Kemas PT armada Jakarta Tahun 2005-2007.
c. Hubungan pendidikan dan pelatihan dengan Produktivitas Kerja Bagian Reservation pada PT. Garuda Indonesia Tahun 2006-2007 (Sebuah Kajian Sosiologis)
d. Hubungan Pendidikan dan Pelatihan dengan Produktivitas Kerja Bagian Reservation pada PT. Garuda Indonesia Tahun 2006-2007 : Sebuah Kajian Sosiologis.

52. Bagian utama usulan penelitian adalah perumusan masalah. Berikut ini adalah isi dari perumusan masalah, kecuali
a. masalah yang akan diteliti menarik, penting dan perlu diteliti
b. penjelasan orisinalitas masalah
c. konteks masalah dengan masalah lain
d. masalah luas

53. Identitas peneliti wajib ditulis dengan kaidah yang benar. Berikut adalah contoh penulisan nama identitas peneliti yang salah
a. Ruby Aurora Primapuspita Widya Kuntarto, S.E.
b. Renata Kanaratih Primapuspa,W.K.
c. Romeo A.Primakusuma, M.Sc.
d. Kanigoro S.H.

54. Pada bagian akhir usulan penelitian perlu dicantumkan daftar pustaka. Manakah pernyataan yang benar tentang daftar pustaka?
a. tulis tajuk daftar pustaka dengan menggunakan huruf kapital dan akhiri dengan tanda titik.
b. gunakan alinea menjorok
c. urutkan susunan daftar pustaka berdasarkan abjad nama belakang penulis
d. gelar dicantumkan

55. Terdapat 2 bentuk abstrak, yaitu deskriptif dan informatif. Abstrak informatif adalah
a. ringkasan pendek yang memuat hal-hal pokok
b. suatu epitoma
c. lukisan naskah atau laporan
d. ringkasan yang memuat hal-hal pokok beserta uraian singkat dan kesimpulan

56. Artikel yang berguna sebagai petunjuk depan bagi pembaca tentang isi karangan sehingga pembaca dapat menentukan secara cepat apakah ia harus membaca seluruh artikel atau tidak dinamakan ……
a. simpulan
b. ringkasan
c. abstrak
d. timbangan buku

57. Dalam perencanaan penulisan karangan ilmiah, anda harus memilih topik yang baik. Berikut adalah kriteria pemilihan topik yang benar, kecuali…
a. menarik
b. materi tersedia
c. bermanfaat
d. luas dan tak terbatas

58. Aspek penalaran dalam karangan ilmiah amat diperlukan. Berpikir deduktif berarti
a. proses berpikir yang diawaligdengan hal-hal umum dan diakhiri dengan hal-hal khusus
b. proses berpikir yang diawali dengan hal-hal khusus dan diakhiri dengan hal-hal umum
c. proses berpikir penyimpulan dari yang spesifik menuju global.
d. proses penarikan kesimpulan yang diawali dengan kalimat-kalimat penjelas dan diakhiri dengan kalimat utama.

59. Berpikir induktif adalah
a. proses berpikir yang diawali dengan hal-hal khusus dan diakhiri dengan hal-hal umum
b. proses berpikir yang diawali dengan hal-hal umum dan diakhiri dengan hal-hal khusus
c. proses berpikir penyimpulan dari yang global kemudian dijabarkan secara spesifik
d. proses penarikan kesimpulan yan diawali dengan kalimat utama dan diakhiri dengan kalimat-kalimat penjelas.

60. Perhatikan wacana berikut, pola berpikir yang digunakan adalah
Setelah ditemukan pada 1984 oleh pakar genetika Universitas Leicester Inggris, Professor Alec Jeffrey, tes DNA menyodorkan data akurat karena berbasis informatika genetika. Pangkalnya adalah karakteristik khas setiap manusia. Manusia tersusun dari sekitar tiga puluh miliar kode genetika yang disebut deaxyrbo nucleid acid (DNA). Secara kimiawi, kode-kode ini merupakan rangkaian pasangan basathymin, adenin, guanin, dan cytosin. Akibatnya, tak seorang pun, sepanjang sejarah, memiliki kode DNA yang benar-benar identik. Secara kimiawi, kode-kode ini merupakan rangkaian pasangan DNA yang benar-benar identik. Namun, secara permanen, ada kesamaan kode bagi manusia yang memiliki hubungan kekerabatan.Kesamaan ini terjadi secara kontinyu dan bersifat prinsipil.Untuk menguji identitas seseorang, misalnya cukup diambil 40 hingga 100 sekuen rantai kode genetika.Kemudian rantai ini dibandingkan denan sekuen kode genetika keluarga terdekatnya, biasanya ayah atau suadara kandungnya. Jika nyaris identik atau banyak sekali yang sama, jati diri seseorang dapat dipastikan. Berdasarkan gambaran tersebut dapat disimpulkan bahwa hingga saat ini tes DNA masih tercatat sebagai metode paling mutakhir dalam mengungkap jati diri seseorang.
a. induktif
b. deduktif
c.analogi
d. deskriptif

61. Laporan yang diserahkan guna menyediakan keterangan dasar atas pujian terhadap sesuatu untuk pertimbangan dalam tindakan selanjutnya disebut
a. laporan penelitian
b. laporan kemajuan
c. laporan periodis
d. laporan rekomendasi

62. Laporan penelitian adalah
a.laporan yang diserahkan untuk menginformasikan kemajuan satu rencana usaha
b. laporan yang diserahkan setiap periode berisi status organisasi dan aktivitasnya
c. laporan tentang penemuan yang tidak diketahui sebelumnya melalui percobaan
d. laporan tentang pengetahuan satu benda

63.Berikut ini adalah isi “Kata Pengantar’ dalam penulisan karangan ilmiah
a. ucapan puji dan syukur, tujuan penulisan, ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu, dan kesediaan anda untuk dikritik
b. ucapan puji dan syukur, tujuan penulisan, pihak yang telah ikut berpartisipasi dalam tulisan anda, ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu anda, dan diakhiri tempat, tanggal, dan nama penulis.
c. kepada siapa tulisan anda dipersembahkan
d. alasan memilih judul, latar belakang masalah, dan tujuan penulisan, disertai keterbukaan anda menerima saran dan kritik

64. Berikut cara penulisan rumusan masalah yang benar.
a. Rumusan masalah yang penulis ajukan dalampenelitian ini yaitu :
1)Bagaimanakah pengaruh kenaikan harga BBM terhadap produksi perusahaan?
2)Bagaimanakah cara perusahaan menanggulanggi krisis pasca kenaikan harga BBM?
b. Rumusan masalah yang penulis ajukan dalampenelitian ini yaitu :
1)Bagaimanakah pengaruh kenaikan harga BBM terhadap 1 produksi perusahaan?
2) Bagaimanakah cara perusahaan menanggulanggi krisis pasca kenaikan harga BBM?
c. Rumusan masalah yang penulis ajukan dalampenelitian ini yaitu :
1)menemukan pengaruh kenaikan harga BBM terhadap produksi perusahaan
2) menemukan cara perusahaan menanggulanggi krisis pasca kenaikan harga BBM
d. Rumusan masalah yang penulis ajukan dalampenelitian ini yaitu :
1)Bagaimanakah pengaruh kenaikan harga BBM terhadap 1 produksi perusahaan?
2) Bagaimanakah cara perusahaan menanggulanggi krisis pasca kenaikan harga BBM?

65. Ketika menulis bagian isi karangan ilmiah,Anda akan mengutip pendapat para ahli dan Anda wajib mempertangguungjawabkan denganmencantumkan dalamcatatan kaki.Manakah pernyataan yang kurang tepat?
a. ibid adalah sumber bacaan sama dengan di atas
b. op. cit artinya sumber bacaan sama dengan di atas tetapi sudah diselingi sumber lain
c. loc. cit artinya sumber bacaan sama dengan di atas, tetapi sudah diselingi sumber bacaan lain
d. op. cit. ditulis jika sumber bacaan sama dengan di atas, tetapi sudah diselingi sumber lain dan halamannya berbeda

66. Berikut adalah cara penulisan judul dan subjudul yang benar
a. Emiten Manufaktur Tertekan (Sebuah HasilPenelitian)
b. Emiten Manufaktur Tertekan : Sebuah HasilPenelitian
c. Kebayoran Baru : Potret Perubahan Fungsi Pemukiman di Jakarta
d. Kebayoran Baru : Potret Perubahan Fungsi Pemukiman Di Jakarta

67. Berikut adalah contoh kalimat pertama pada “Kata Pengantar” yang inovatif dan logis
a.Kesempurnaan akal yang telah diberikan oleh Zat Yang Mahaabadi kepada makhluk ciptaannya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini
b. Penulis haturkan segala puji dan syukur yang tidak terhingga atas nikmat cinta kasih-Nya sehingga penulis dapat menuntaskan skripsi ini
c. Pertama-tama penulis panjatkan puji dan syukur sehingga skripsi ini dapat terselesaikan
d. Laksana setetes air dipadang pasir, itulah hibah terindah ketika penulis mengetikkan tanda titik terakhir pada kalimat penutup skripsi ini.

68. Bagaimanakah jika Anda mencantumkan sumber bacaan artikel pada sebuah surat kabar ke dalam daftar pustaka?
a. d. Julianery B. E. 2006 ‘’Kebayoran Baru : Potret Perubahan Fungsi Kawasan Permukiman”. Dalam Kompas, 29 Juli, hlm.26.
b. Julianery B. E. 2006 ‘’Kebayoran Baru : Potret Perubahan Fungsi Kawasan Permukiman”, Dalam “Kompas”, 29 Juli, hlm.26.
c. Julianery B. E. 2006 ‘’Kebayoran Baru : Potret Perubahan Fungsi Kawasan Permukiman”. Dalam Kompas, 29 Juli, hlm.26.
d. Julianery B. E. 2006 ‘’Kebayoran Baru : Potret Perubahan Fungsi Kawasan Permukiman”. Dalam Kompas, 29 Juli, hlm.26.

69. Ketika Anda mencantumkan sumber bacaan dalam daftar pustaka, Anda tidak menemukan tahun terbit sumber bacaan tersebut. Yang akan Anda tulis adalah
a. mencantumkan tanpa tahun setelah urtan nama penulis
b. mengosongkan
c. setelah urutan nama penulis, langsung penulisan judul
d.mencantumkan anonim

70. Bagaimana jika sebuah sumber bacaan tidak ada nama penulis?
a. tulis nama lembaga yang menerbitkan sumber bacaan tersebut*
b. tulislah tanpa nama
c. kosongkan dengan tanda hubung
d. langsung tahun terbit

71. Bagaimanakah jika nama penulis berjumlah dua orang?
a.nama penulis pertama dan kedua dibalik
b. nama penulis pertama dibalik dan diikuti dkk.
c. nama penulis pertama tidakdibalik, sedangkan nama penulis kedua dibalik
d. nama penulis pertama dibalik, sedangkan nama penulis kedua tidak usah dibalik

72. Aline yang digunakan dalam penulisan daftar pustaka adalah
a. menjorok
b. bertakuk
c. menggantung
d. lurus

73. Karangan ilmiah adalah
a. karangan karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta pribadi yang ditulis menurut metodologi penulisan yang benar
b. karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta umum yang ditulis menurut metodologi penulisan yang benar
c.karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta pribadi tentang pengetahuan popular menggenai kehidupan sehari-hari
d. karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta umum yang ditulis dengan bahasa yang figuratif

74. Karangan semi ilmiah adalah
a. karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta umum yang ditulis menurut metodologi penulisan yang benar
b. karangan karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta pribadi yang ditulis menurut metodologi penulisan yang benar
c. karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta pribadi tentang pengetahuan populer menggenai kehidupan sehari-hari
d. karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta umum yang ditulis dengan bahasa yang figurative

75. Karangan nonilmiah adalah
a. karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta umum yang ditulis menurut metodologi penulisan yang benar
b. karangan karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta pribadi yang ditulis menurut metodologi penulisan yang benar
c. karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta umum yang ditulis dengan bahasa yang figuratif
d.karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta pribadi tentang pengetahuan popular menggenai kehidupan sehari-hari

76. Menyajikan fakta objektif secara sistematis, setiap langkah direncanakan secara terkendali, konseptual, dan prosedural, adalah ciri dari
a.karangan ilmiah
b karangan nonilmiah
c. karanan tidak ilmiah
d. karangan popular

77. Pelatihan pembuatan karangan ilmiah yang berupa naskah teknis sebagai persyaratan bagi calon sarjana disebut
a. makalah b. tesis
c. disertasi d. skripsi

78. Karangan ilmiah selain mementingkan metodologi penelitian dan penulisan juga harus menemukan paradigma baru tentang suatu ilmu disebut
a. makalah b. tesis
c. disertasi d. skripsi

79.Karangan ilmiah yang menitikberatkan pada metodologi penelitian dan metodologi penulisan disebut
a. makalah b. skripsi
c. tesis d. disertasi

80. Seorang penulis tesis harus menguasa imetodologi penelitian ,artinya
a. kemampuan peneliti dalam menggunakan istilah teknis
b. kemampuan peneliti membedakan abstrak dan ringkasan
c.kemampuan peneliti menggunakan alat-alat, mengumpulkan dan menyajikan data untuk diolah secara statistik
d. kemampuan peneliti membuat footnote dan bibliografi

81. Selain menguasai metodologi penelitian, peneliti harus menguasai teknik penulisan, artinya
a.kemampuan peneliti dalam menggunakan alat-alat
b. kemampuan peneliti dalam menyajikan data
c. kemampuan peneliti dalam mengumpulkan data
d. kemampuan peneliti dalam menggunakan istilah-istilah teknis seperti kutipan, referensi, dan hipotesis

82. Berikut adalah sikap ilmiah yang harus dimiliki oleh seorang peneliti, kecuali
a. ingin tahu dan kritis
b. terbuka dan objektif
c. menghargai hasil karya orang lain
d.menghalalkan segala cara untuk mempertahankan pendapatnya

83. Bahasa surat lamaran pekerjaan harus sopan. Sopan berarti hormat dengan takzim. Manakah kalimat pembuka yang kurang sopan?
a.Iklan Bapak di Andromeda Pos, 13 Januari 2007 menarik perhatian saya
b. Berdasarkan informasi yang saya peroleh dari Ibu Lies Pustiyati, Sekretaris PT.Supranaya, Bapak memerlukan…
c. Di pagi yang cerah, tersenyum ketika saya membaca iklan di Rexy Post, 10Februari 2007 karena saya merasa memenuhi kualifikasi yang sesuai denan persyaratan yang Ibu ajukan
d. Ketika Bambang Purnadi, Direktur PT Karisma, berbincang-bincang dengan saya, dia menyatakan bahwa Anda mencari…

84. Manakah kalimat pentup surat lamaran pekerjaan yang baik?
a. saya berharap sudilah kiranya Bapak berkenan menerima lamaran saya
b. Atas perhatian dan kerja sama yang baik, saya mengucapkan terima kasih.
c. sebelum dan sesudahnya, saya ucapkan terima kasih
d. saya menghaturkan beribu-ribu terima kasih jika Anda dapat menerima saya

85. Unsur kalimat pada alinea (paragraf) yang maknanya kurang lebih sama adalah ……
a. kalimat transisi dan kalimat topik
b. kalimat topik dan kalimat penegas
c. kalimat pengembang dan kalimat penegas
d. kalimat topik dan kalimat pengembang

86. Sebuah alinea (paragraf) dalam suatu karangan disebut alinea argumentatif, jika penulis ingin…..
a. menguraikan dan membahas suatu aspek pokok pembicaraan dengan bukti-bukti
b. menyajikan gambaran sesuatu dengan kata-kata
c. menerangkan suatu aspek dari pokok pembicaraan
d. mengembangkan suatu aspek dari pokok pembicaraan dalam tubuh karangan

Ragam bahasa ilmiah memiliki ciri cendekia, antara lain cermat, tidak mubazir, tidak rancu, sesuai nalar, dan bersifat idiomatis. Beberapa soal nomor 87-91 berikut ini tidak memiliki ciri cendekia tersebut :
87. “Karena sulit, maka pengambilan data dilakukan secara tidak langsung”.Agar tidak mubazir, maka kata yang harus dihilangkan adalah…..
a. sulit
b. secara
c. tidak
d. maka

88. “Mulai sejak perumusan masalah, penelitian ini tidak jelas arahnya”. Agar tidak rancu, maka kata-kata yang harus diganti adalah…
a. mulai diganti dengan dari
b. perumusan masalah diganti dengan awal
c. penelitian diganti dengan observasi
d. mulai sejak diganti dengan sejak

89. Menurut Soedjito(1998) menyatakan bahwa yang paling berpengaruh pada mutu proses belajar mengajar adalah system penilaian”. Agar sesuai idiom, maka …
a. kata bahwa dihilangkan
b. kata menyatakan diganti dengan menurut
c. kata penilaian diganti dengan nilai
d. kata menurut dihilangkan

90. Cuma ini yang bisa aku lakuin ketimbang nganggur”. Kalimat tidak formal ini dituliskan dalam bahasa formal menjadi
a. Hanya ini yang dapat saya perbuat daripada menganggur
b. Hanya ini yang bisa saya buat dari penganggur
c. Hanya ini yang dapat saya buat ketika menganggur
d. Hanya ini yang dapat saya lakukan pada penganggur

91. “Saya akan pergi ke kampus untuk melegalisir fotokopi ijazah”. Bentukan kata yang bernada informal adalah ..
a. melegalisir
b. kampus
c. fotokopi
d. ijazah

92. “Berdasarkan uraian di atas menunjukkan pentingnya pendidikan bagi orang dewasa”. Kalimat ini salah nalar. Kalimat yang benar adalah…..
a. Uraian di atas menunjukkan pentingnya pendidikan bagi orang dewasa.
b. Berdasarkan uraian di atas, pentingnya pendidikan ditujukan bagi orang dewasa.
c. Berdasarkan uraian di atas, menununjukkan pendidikan penting bagi orang dewasa.
d. Uraian di atas, ditunjukkan pentingnya pendidikan bagi orang dewasa.

93. “Dalam penelitian ini menemukan hasil baru yang sangat spektakuler”. Kalimat ini tidak lengkap karena tidak memiliki …
a. predikat
b. objek
c. subjek
d. kata keterangan

94. Bahan pustaka (publikasi) yang dipergunakan untuk menyusun sebuah karya ilmiah didaftarkan atau dituliskan pada bagian bawah halaman sebagai catatn kaki (footnotes) atau dituliskan di Daftar Acuan pada akhir karangan. Ciri catatan kaki adalah sebagai berikut, kecuali ….
a. Nama pengarang ditulis sesuai dengan yang tercantum pada publikasi itu
b. Judul buku dan jurnal diberi garis bawah (underlined) atau dihuruf miring
c. Publikasi yang diacu disusun menurut abjad nama pengarang*
d. Judul artikel ditulis diantara tanda petik

95. Pada catatan kaki (footnotes), penunjukan ulangan Ibid. (ibidum) dipakai untuk penunjukan kepada pengarang dan judul karangan yang sama yang terdaftar berurut,
a. pada halaman yang sama
b. tetapi yang menunujuk ke halaman lain
c. tetapi dalam keadaan judul terhalang oleh judul lain
d. dengan mencantumkan impresum

96. Untuk memenuhi kebutuhan akan ilmu pengetahuan, manusia menggunakan berbagai cara, kecuali …
a. Rasio
b. Naluri
c. Observasi
d. Eksperimen

97. Semua A adalah B, C adalah A, maka C adalah B, pernyataan ini adalah ilmu pengetahuan yang diperoleh manusia melalui :
a. pemikiran induktif
b. kegiatan eksperimen
c. pemikiran deduktif
d. kegiatan observasi

98. Sikap ilmiah seseorang dapat dikembangkan melalui
a. kesadaran bahwa kebenaran ilmu adalah mutlak
b. kepercayaan terhadap suatu kesimpulan tanpa bukti nyata
c. proses belajar yang teratur
d. sikap berpikir objektif

99. “Apakah pemberian insentif kepada karyawan akan meningkatkan produktivitas?” Pertanyaan tersebut adalah salah satu contoh
a. penelitian ekploratif
b. penelitian analitik
c. penelitian dasar
d. penelitian prediktif

100. Kata kunci (keywords) pada makalah ilmiah, dicantumkan pada bagian akhir dari
a. Bab Pendahuluan
b. Bab Metodologi Penelitian
c. Bab Penutup
d. Abstrak

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.